Pasokan Semen di Aceh Seret, SIG Turun Tangan Percepat Distribusi

Pasokan Semen di Aceh Seret, SIG Turun Tangan Percepat Distribusi

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2026 14:59 WIB
ilustrasi semen
Ilustrasi/Foto: Photo by Rodolfo QuirΓ³s via Pexels
Jakarta -

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat penanganan pasokan semen di Aceh dengan mengoptimalkan produksi dan distribusi di jaringan SIG Group. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan semen di tengah meningkatnya permintaan dan fluktuasi harga di tingkat toko.

Dalam kunjungannya di Aceh, Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, langsung meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga sekaligus mengecek kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik. Ia juga memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen untuk mempercepat pemulihan pasokan.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke jaringan distribusi dan dialog dengan distributor utama guna memastikan ketersediaan semen di pasar tetap terjaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar," kata Indra dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).

ADVERTISEMENT

SIG menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat pemulihan kondisi pasar, yakni mengoptimalkan produksi dan pengeluaran dari pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, serta menambah pasokan ke pasar melalui Packing Plant Malahayati.

Selain itu, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran hingga tingkat pasar, melakukan pemantauan harian terhadap kondisi stok, distribusi, dan permintaan untuk pengambilan keputusan operasional secara cepat.

Indra menilai, tantangan distribusi di wilayah Aceh dan tingginya mobilitas permintaan memerlukan koordinasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik. Oleh karena itu, SIG membentuk mekanisme koordinasi intensif lintas fungsi agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin," ujarnya.

SIG juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan distributor, dan pemangku kepentingan lain untuk menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien. Perusahaan mengimbau seluruh mitra penyalur untuk mengedepankan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab.

Indra menambahkan, kebijakan perusahaan terhadap daerah terdampak bencana banjir di akhir 2025 lalu yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tidak melakukan kenaikan harga, kendati SIG tengah mengalami tekanan biaya produksi dan distribusi akibat kenaikan harga batu bara, solar dan spare part.



(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads