Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah telah menyiapkan anggaran pemberian insentif bagi kendaraan listrik. Namun, besarannya masih digodok.
"Stimulus EV nanti kita akan monitor, karena rencana kan ada rencana pembangunan atau pembuatan motor listrik nasional. Ini masih dalam pembahasan antar kementerian teknis dan anggarannya sudah ada tinggal bagaimana kita meluncurkan," ujar Airlangga di kantornya, Rabu (5/8/2026).
Airlangga menambahkan pemberian insentif nantinya akan meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik dalam negeri sekaligus mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekaligus menyiapkan bahwa kita sedang menyiapkan ekosistem motor listrik ataupun EV, di mana baterai juga sebetulnya kita siapkan dan salah satu yang paling tinggi nanti komponen TKDN nya untuk EV itu adalah baterai di mana cost of battery adalah 60%. Tinggal skemanya apakah skema baterai swap atau itu menjadi bagian dari integrasi dari motor," ungkap Airlangga.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan langsung pemberian insentif bagi kendaraan listrik. Menurut Purbaya, pengumuman tersebut akan disampaikan dalam kurun waktu 3 minggu mendatang.
Pernyataan Purbaya ini sekaligus menepis kabar bahwa insentif kendaraan listrik akan dihilangkan. Purbaya menjelaskan, gejolak geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah membuktikan ketidakpastian global serta tingginya harga minyak dunia bakal berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.
Oleh karena itu, pemerintah harus mengambil langkah cepat dan strategis untuk mengalihkan penggunaan bahan bakar minyak. Pemberian insentif kendaraan listrik jadi salah satu upayanya.
"Pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto ingin mengurangi ketergantungan impor minyak secara signifikan. Karena itu, kami mendorong penggunaan kendaraan listrik dan akan melanjutkan hal tersebut (insentif kendaraan listrik)," ujar Purbaya dalam acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa (4/8/2026).
Purbaya menyebut Prabowo akan langsung mengumumkan kebijakan itu dalam dua hingga tiga minggu mendatang. Sekaligus meluncurkan 500 ribu unit motor listrik dan 500 ribu unit mobil listrik.
"Saya kira dua atau tiga minggu dari sekarang Pak Presiden akan meluncurkan stimulus untuk EV, termasuk 500 ribu unit motor listrik dan juga mobil listrik," beber Purbaya.
(hrp/hal)









































