Selama 34 tahun, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) telah menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan industri Indonesia. Sebagai perusahaan pertama yang mengoperasikan naphtha cracker di Indonesia, Chandra Asri Group membangun fondasi industri petrokimia nasional dan terus melayani kebutuhan industri dalam negeri melalui produk-produk yang digunakan di berbagai sektor.
Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menjelaskan perusahaan telah tumbuh bersama Indonesia selama 34 tahun melalui pembangunan kapasitas petrokimia nasional. Langkah ini terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan nasional lewat peningkatan kapabilitas serta diversifikasi bisnis.
"Selama 34 tahun, kami telah tumbuh bersama Indonesia. Kami memulai perjalanan dengan membangun kapasitas petrokimia nasional dan melayani industri melalui produk-produk yang kami hasilkan. Seiring waktu, kebutuhan Indonesia juga berkembang, dan kami pun terus membangun kapabilitas baru melalui diversifikasi bisnis," ujar Erwin dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erwin menilai ekspansi bisnis ke tingkat regional menjadi bagian penting dari perjalanan pertumbuhan Chandra Asri Group. Ekspansi ini diyakini mampu membuka peluang bagi talenta lokal serta memperkuat kembali basis bisnis perusahaan di Indonesia.
"Bagi kami, pertumbuhan regional juga merupakan bagian dari perjalanan tersebut. Ketika bisnis kami berkembang di kawasan, Chandra Asri Group membuka peluang bagi talenta Indonesia, membawa kapabilitas Indonesia ke pasar regional, dan menciptakan manfaat yang dapat kembali memperkuat basis bisnis kami di Indonesia," tuturnya.
Dari Bahan Baku, Menjadi Bagian dari Perjalanan Industri Indonesia
Selama lebih dari tiga dekade, produk Chandra Asri Group telah digunakan sebagai bahan baku oleh berbagai sektor industri. Komoditas ini menopang industri kemasan, otomotif, konstruksi, elektronik dan mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Peran tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang Chandra Asri Group dalam membangun kapasitas industri petrokimia di Indonesia. Dengan menyediakan bahan baku dalam negeri, Chandra Asri Group turut menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional dan mendukung berkembangnya industri hilir.
Komitmen untuk terus memperkuat kapasitas tersebut tercermin dalam pembangunan fasilitas Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten. Hingga Juli 2026, pembangunan fasilitas yang dikelola melalui PT Chandra Asri Alkali (CAA) telah mencapai 72% dan memasuki fase utama pembangunan infrastruktur, dengan target mulai beroperasi secara komersial pada 2027.
Proyek dengan nilai investasi lebih dari US$800 juta ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Group untuk memperkuat keandalan pasokan bahan kimia dasar bagi industri nasional. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor, menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia di sektor industri dan manufaktur.
Memperluas Kapabilitas Energi untuk Mendukung Kebutuhan Indonesia
Di tingkat regional, akuisisi Aster Chemicals and Energy (Aster) memperluas pijakan Perusahaan di sektor energi dan kimia. Sementara itu, integrasi jaringan Esso di Singapura memperkuat pengalaman Group dalam mengelola bisnis energi dan jaringan ritel bahan bakar.
Pengembangan ini memperkuat keterhubungan aset dan kapabilitas grup dalam pengelolaan energi, operasional, rantai pasok dan layanan kepada pelanggan. Melalui Aster, Chandra Asri Group juga dapat mendukung ketahanan energi dengan menyediakan produk petroleum, termasuk bensin, bahan bakar jet, gas oil dan bitumen untuk mendukung berbagai industri di Indonesia.
Chandra Asri Group terus memperkuat kapabilitas domestik sekaligus memperluas jangkauan operasionalnya di pasar regional. Langkah ini dilakukan guna membangun platform energi yang dapat mendukung kebutuhan bisnis dalam jangka panjang.
Infrastruktur yang Menghubungkan Rantai Nilai Industri
Sektor infrastruktur menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi Chandra Asri Group. Pengembangan tersebut dijalankan melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) yang mencakup layanan daya, air industri, kepelabuhanan, hingga logistik guna memperkuat posisinya sebagai platform infrastruktur di tingkat regional pada 2026.
Perkembangan ini memperluas peran Group dalam rantai nilai industri. Kini Perusahaan juga membangun infrastruktur yang mendukung pergerakan barang, penyimpanan dan utilitas untuk memenuhi kebutuhan industri.
Dengan demikian, bisnis infrastruktur menjadi pelengkap bagi kekuatan Group di bidang energi dan kimia. Langkah ini sekaligus membuka peluang besar dalam membangun ekosistem industri yang semakin terintegrasi.
Tumbuh di Kawasan, Membangun Kapabilitas di Indonesia
Ekspansi Chandra Asri Group di kawasan tidak hanya memperluas skala bisnis, tetapi juga membuka peluang baru yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia. Salah satunya melalui PT Chandra Asri Sentral Solusi (CASS) sebagai mitra strategis untuk mendukung operasional entitas Group di Singapura sekaligus membangun proses yang lebih terintegrasi dan terstandarisasi, memanfaatkan teknologi digital, serta memperkuat operational excellence.
Bagi Chandra Asri Group, hal ini menjadi salah satu bentuk bagaimana pertumbuhan regional dapat menghasilkan dampak bagi Indonesia. Langkah ini dilakukan dengan memperluas bisnis di pasar regional sembari terus memperkuat pengembangan talenta dan fungsi strategis di dalam negeri.
Pertumbuhan regional juga memberikan kesempatan bagi Chandra Asri Group untuk membawa nama dan kapabilitas Indonesia ke pasar yang lebih luas. Seiring dengan berkembangnya bisnis Group di kawasan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat dibawa kembali untuk memperkuat bisnis dan sumber daya manusia di Indonesia.
Dari Indonesia, Berkembang ke Regional
Indonesia tetap menjadi tempat bagi Chandra Asri Group untuk membangun fondasi bisnis, mengembangkan fasilitas industri, menciptakan lapangan kerja, dan menumbuhkan talenta. Pada saat yang sama, ekspansi ke kawasan memberikan ruang bagi Perseroan untuk mengembangkan kemampuan baru, memperluas jaringan dan membawa kapabilitas yang dibangun ke pasar regional.
Melalui pendekatan tersebut, Chandra Asri Group terus membangun hubungan yang semakin erat antara bisnis di Indonesia dan operasional regional. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan di satu bagian Perusahaan dapat memperkuat kemampuan di bagian lainnya.
"Memasuki tahun ke-34, kami melihat perjalanan Chandra Asri Group bukan hanya sebagai perjalanan Perusahaan, tetapi juga sebagai upaya untuk terus relevan dengan kebutuhan Indonesia. Dari bahan baku yang digunakan oleh industri, investasi pada kapasitas baru, penciptaan lapangan kerja, infrastruktur yang mendukung rantai pasok, hingga kesempatan bagi talenta Indonesia untuk berkembang dalam bisnis regional, kami ingin terus membangun kapabilitas yang memberikan manfaat nyata," pungkas Erwin.










































