Jokowi Ingin Kontraktor Kecil Garap Proyek Gede, Biar Belajar

Jokowi Ingin Kontraktor Kecil Garap Proyek Gede, Biar Belajar

Danu Damarjati - detikFinance
Rabu, 01 Feb 2017 15:36 WIB
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho
Jakarta - Memasuki tahun 2017 ini, Presiden Jokowi memerintahkan ke para menterinya agar terus melibatkan kontraktor-kontraktor di daerah dalam setiap proyek pembangunan. Metode padat karya perlu dikedepankan.

"Agar kontraktor-kontraktor di daerah juga mendapatkan porsi kuenya, diperbanyak padat karyanya, dilibatkan sebanyak mungkin kontraktor-kontraktor di daerah, kontraktor-kontraktor kecil, kontraktor-kontraktor menengah," kata Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017).

Hal ini disampaikan Jokowi pada pembukaan sidang kabinet paripurna, dengan topik rencana kerja pemerintah tahun 2018, kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2018. Pelibatan kontraktor-kontraktor daerah ini bisa membuat rakyat mendapatkan porsinya.

"Agar mereka (kontraktor kecil dan menengah) belajar proyek-proyek yang besar," kata Jokowi.

Sebagian menteri-menteri terlihat menyimak dengan serius, sebagian lainnya terlihat mencatat di buku. Lebih lanjut soal pelibatan pengusaha di daerah tersebut, Jokowi berpesan agar pemerintah dan lembaga jangan mengerjakan sendiri proyek-proyeknya.

"Terutama di BUMN, karena di BUMN ada anak perusahaan. Biasanya dikerjakan sendiri. Berikanlah usaha ke daerah, ke kontraktor kecil dan menengah di daerah," kata Jokowi.

Meski begitu, pemerintah pusat perlu mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan proyeknya secara langsung. Itu agar kualitas bisa terjaga dengan baik.

"Jangan sampai terjadi deviasi atau penyimpangan," kata Jokowi.

Setelah pembukaan bisa diliput wartawan, sidang kabinet paripurna ini kemudian berlangsung tertutup. Jokowi lantas mempersilakan para menteri memaparkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan kerangka ekonomi makro 2018.
(dnu/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads