Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 29 Jun 2019 12:45 WIB

Infografis

Kronologi Kisruh Laporan Keuangan Garuda

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jakarta - Kisruh bermula pada 24 April 2019 atau saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Garuda Indonesia. Diketahui dalam laporan keuangan 2018, Garuda mencatat laba bersih US$ 809,85 riibu atau setara Rp 11,33 miliar (kurs Rp 14.000).

Laba tersebut ditopang salah satunya oleh kerja sama antara Garuda dan PT Mahata Aero Terknologi. Kerja sama itu nilainya mencapai US$ 239,94 juta atau sekitar Rp 2,98 triliun.

Dana itu masih bersifat piutang tapi sudah diakui sebagai pendapatan. Alhasil, perusahaan sebelumnya merugi kemudian mencetak laba.

Kejanggalan ini terendus oleh dua komisaris Garuda Indonesia. Keduanya yakni Chairal Tanjung dan Dony Oskaria yang enggan menandatangani laporan keuangan 2018.

Kejadian tersebut jadi awal mula kisruh di Garuda Indonesia.

Kisruh Laporan Keuangan Garuda IndonesiaKisruh Laporan Keuangan Garuda Indonesia Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo
(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com