Infografis

Kok Indonesia Susah Ekspor Pisang?

Nadhifa Sarah - detikFinance
Rabu, 24 Feb 2021 21:30 WIB
Infografis ekspor pisang
Foto: Tim Infografis M Fakhry
Jakarta -

Ketua Umum Asosiasi Eksportir Sayuran dan Buah Indonesia (Aesbi) Hasan Johnny mengatakan sertifikasi bukan masalah utama sulitnya ekspor pisang ke luar negeri. Hasan mengatakan masalah yang menyulitkan ekspor di Indonesia ada 4. Kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan komitmen. Dia mengatakan selama ini kualitas dan kuantitas produk buah-buahan, tak terkecuali pisang memang masih sangat kurang. Kalaupun bisa dieskpor, itu hanya bisa sekali-sekali saja dan tidak terus menerus.

"Sering sekali keinginan ada mau ekspor ini itu tapi komitmen nggak ada. Harga nggak jadi problem buat orang luar, begitu kita mau ekspor kuantitasnya nggak ada, kualitas ada jumlahnya sedikit. Giliran bisa dua duanya nggak bisa kontinu," ungkap Hasan.

Sebelumnya, Menkop-UKM Teten Masduki mengatakan sulitnya komoditas asli Indonesia untuk diekspor ke luar negeri. Salah satu yang dicontohkan adalah pisang, menurutnya ekspor pisang terkendala adanya beberapa syarat sertifikasi, jumlahnya mencapai 21 sertifikat.

"Untuk satu pisang saja butuh 21 sertifikat untuk masuk pasar Eropa dan Amerika. Saya tanya sertifikat apa? Ya sebenarnya hanya untuk mempersulit ekspor saja, bukan berkaitan dengan kualitas dan sebagainya," kata Teten dalam peresmian program


(zlf/zlf)