Berdasarkan data Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Utara, seperti dikutip Selasa (10/10/2017), alokasi dana yang dibutuhkan untuk membuka hutan di Kalimantan Utara mencapai Rp 1,12 triliun. Jumlah tersebut adalah kebutuhan untuk tahun 2015 hingga 2019.
Alokasi anggaran untuk membuka hutan pada tahun 2015 sebesar Rp 486,71 miliar. Pada tahun 2016, anggarannya berkurang menjadi Rp 57,13 miliar. Di tahun 2017, anggaran buka hutan di Provinsi Kalimantan Utara naik lagi menjadi Rp 96,02 miliar. Tahun depan, anggaran yang dialokasikan naik tinggi menjadi Rp 243,45 miliar dan di 2019 sebesar Rp 237,05 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulau Kalimantan sendiri menjadi wilayah yang diproyeksi paling rendah tingkat kemiskinannya di tahun 2018 mendatang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berambisi meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di perbatasan.
Dengan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 3,59% pada tahun 2018 mendatang, tingkat kemiskinan di Kalimantan akan ditekan hingga ke angka 5,4% dengan tingkat pengangguran 5,1%. (eds/dna)











































