Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), seperti dikutip detikFinance, Rabu (11/10/2017), tol ini memiliki panjang 71,56 km. Tol ini dirancang untuk bisa dilalui dengan kecepatan 80 hingga 120 km/jam.
Tol ini akan dilelang untuk digarap oleh swasta, termasuk pembiayaan, desain teknik, konstruksi, operasi dan pemeliharaan jalan tol selama periode konsesi yang akan diberikan. Total biaya yang dibutuhkan mencapai US$ 270 juta atau Rp 3,59 triliun (kurs Rp 13.300).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, proyek ini bakal dilelang investasinya pada akhir 2017 mendatang, menunggu proses studi kelayakan atau feasibility study rampung. Lelang diperlukan untuk memperoleh calon investor yang paling mumpunu secara keuangan hingga kesiapan teknologi yang dimiliki.
"Harusnya sih 2017 kita dorong updating document. Sehingga kalau bisa akhir tahun 2017 kita lelang. Kalau 2017 lelang, ya 2018 harusnya bisa jalan," ucap Herry. (eds/dna)











































