Tol Bawen-Yogya yang Ditolak Sultan Bakal Telan Rp 3,5 Triliun

Tol Bawen-Yogya yang Ditolak Sultan Bakal Telan Rp 3,5 Triliun

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rabu, 11 Okt 2017 14:40 WIB
Tol Bawen-Yogya yang Ditolak Sultan Bakal Telan Rp 3,5 Triliun
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Tol Bawen-Yogyakarta masuk dalam salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terlampir dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2017. Saat ini, proyek tersebut masih dalam kajian Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengenai studi kelayakannya.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), seperti dikutip detikFinance, Rabu (11/10/2017), tol ini memiliki panjang 71,56 km. Tol ini dirancang untuk bisa dilalui dengan kecepatan 80 hingga 120 km/jam.

Tol ini akan dilelang untuk digarap oleh swasta, termasuk pembiayaan, desain teknik, konstruksi, operasi dan pemeliharaan jalan tol selama periode konsesi yang akan diberikan. Total biaya yang dibutuhkan mencapai US$ 270 juta atau Rp 3,59 triliun (kurs Rp 13.300).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan Tol Yogyakarta dan Bawen diyakini akan memberi dampak pada pembangunan dua kota yang dilewatinya, yakni Semarang dan Yogyakarta. Perkembangan jalan tol ini juga akan menunjang mobilitas orang yang melintasi kedua kota ini dan mendukung aksesibilitas ke destinasi wisata Candi Borobudur.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, proyek ini bakal dilelang investasinya pada akhir 2017 mendatang, menunggu proses studi kelayakan atau feasibility study rampung. Lelang diperlukan untuk memperoleh calon investor yang paling mumpunu secara keuangan hingga kesiapan teknologi yang dimiliki.

"Harusnya sih 2017 kita dorong updating document. Sehingga kalau bisa akhir tahun 2017 kita lelang. Kalau 2017 lelang, ya 2018 harusnya bisa jalan," ucap Herry. (eds/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads