Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Kamis (12/10/2017), panjang jalan tol yang sudah beroperasi pada tahun ini pun sudah mencapai 118 km. Dengan demikian, panjang jalan tol yang sudah diresmikan Jokowi hingga saat ini sudah 287 km.
Angka ini sendiri terhitung masih jauh dari target pemerintah tahun ini yang ingin mengoperasikan 379,2 km jalan tol, sehingga sampai akhir tahun nanti, panjang tol yang sudah beroperasi sejak Oktober 2014 adalah 552 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah daftar ruas jalan tol yang sudah beroperasi di era Jokowi hingga Oktober ini:
1. Porong-Gempol seksi Kejapanan-Gempol, panjang 4 km, beroperasi Mei 2015.
2. Gempol-Pandaan, panjang 12,05 km, beroperasi Juni 2015.
3. Cikampek-Palimanan, panjang 116,75 km, beroperasi Mei 2015.
4. Surabaya-Mojokerto seksi IV, panjang 16,25 km, beroperasi Maret 2016.
5. Pejagan-Pemalang seksi I dan II, panjang 20,2 km, beroperasi Juni 2016.
6. Akses Tanjung Priok, panjang 8 km, beroperasi Mei 2017.
7. Mojokerto-Kertosono panjang 40,5 km, beroperasi September 2017.
8. Semarang-Solo seksi III (Bawen-Salatiga) panjang 17,6 km, beroperasi September 2017.
9. Medan-Binjai seksi 2 dan 3 (Helvetia-Binjai) sepanjang 10,46 km, beroperasi Oktober 2017.
10. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi 2-6 (Parbarakan-Sei Rampah) sepanjang 41,65 km, beroperasi Oktober 2017. (eds/dna)










































