Pembangunan infrastruktur tersebut untuk meningkatkan konektivitas serta daya saing nasional, khususnya konektivitas di Kota Makassar yang akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulsel.
Underpass Simpang Mandai sendiri sebetulnya telah dibuka sejak tanggal 18 Juni 2017 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Underpass ini memiliki panjang efektif 1.050 meter dengan panjang terowongan 110 meter.
Pembiayaan menggunakan dana APBN Multiyears tahun anggaran 2015-2017 sebesar Rp 174,63 miliar, dengan kontraktor pelaksana PT. Adhi Karya dan PT. Wijaya Karya.
Underpass ini diharapkan akan mengatasi kemacetan yang terjadi di persimpangan ini akibat pertemuan kendaraan dari kota Makassar menuju Kabupaten Maros dan Bandara Sultan Hasanudin, begitu juga sebaliknya. (ang/ang)











































