Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku optimistis target tersebut bakal tercapai seiring dengan positifnya progres pekerjaan tol-tol yang ditargetkan beroperasi tersebut di lapangan.
"Di progress yang kami hitung ada 1,852 km tol yang akan operasi di 2019. Angkanya sekarang 332 km. Nanti ada Pasir Koja-Soreang, ada Surabaya-Mojokerto di November, tambah terus. Desember ada lagi yang selesai. Kami belum ada revisi target 568 km sampai akhir tahun," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (3/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) salah satunya diupayakan Desember ini sampai Cigombong beroperasi," tambah Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna yang ditemui dalam kesempatan yang sama.
Adapun beberapa ruas yang ditarget rampung sampai akhir tahun nanti di antaranya Surabaya-Mojokerto Seksi lB-III (Sepanjang-Krian) 15,47 km, Soreang-Pasirkoja Seksi 1-2 8,15 km, Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 1 (segmen IC Pelabuhan Bakauheni-Bakauheni) 8,90 km, Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 2 (Segmen Kotabaru - Lematang ) 5,03 km dan Solo-Mantingan-Ngawi 87,19 km.
Kemudian ada Pejagan-Pemalang Seksi III-IV (Brebes Timur-Pemalang) 37,30 km, Ngawi-Kertosono Seksi I-III (Ngawi-Wilangan) 52,57 km, Batang-Semarang Seksi I (Batang-Batang Timur) 3,20 km, Palembang-Indralaya Seksi 2-3 (Pamulatan-Simpang Indralaya) 14,18 km, Cinere-Jagorawi Seksi 2 (Raya Bogor-Kukusan) 5,5 km, Ciawi-Sukabumi Seksi I (Segmen Ciawi-Caringin) 7,3 km dan Pemalang-Batang (Sewaka-IC Pemalang) 6 km.
Sedangkan pada tahun depan, total panjang jalan tol yang dioperasikan diharapkan mencapai 728,94 km dan pada tahun 2019 sepanjang 564,43 km. Jika semua target tersebut dapat dicapai sesuai jadwal, maka pada Desember 2019, total panjang jalan tol yang beroperasi dari 2014-2019 adalah 1.854,5 km. (eds/dna)











































