Follow detikFinance
Rabu 08 Nov 2017, 19:22 WIB

Dengan Rp 80 Juta Bisa Punya Garasi Susun

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Dengan Rp 80 Juta Bisa Punya Garasi Susun Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance
Jakarta - Keterbatasan lahan untuk area parkir mobil dialami di kota-kota besar, terutama di Jakarta. Jumlah mobil bertambah sedangkan luas area parkir jumlahnya cenderung konstan.

MHE-Demag Indonesia menawarkan solusi melalui car parking system. Sedikitnya ada 6 tipe car parking system, antara lain auto-transfer parking, tower parking, rotary parking, circulation parking, puzzle parking, dan doppeldecker.

"Sebetulnya kalau secara model, car parking system solusi kalau mau menambahkan jumlah mobil dengan kapasitas lahan yang sempit," kata Senior Sales Engineer MHE-Demag Indonesia Herry Cahyadi kepada detikFinance dalam Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Dengan Rp 80 Juta Bisa Punya Garasi SusunFoto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance

Untuk jenis Doppeldecker bisa dipasang di garasi atau carport rumah. Dalam satu area, dengan dipasang alat ini bisa menampung dua mobil sekaligus dengan disusun. Alat ini mampu menahan beban hingga 2,3 ton dengan kebutuhan listrik 2.200 watt.

Menggunakan alat ini pun terbilang cukup mudah, pengguna hanya perlu menurunkan pelat besi ke bagian bawah dan menaruh mobil, selanjutnya hanya perlu memutar kunci pada operation panel untuk menaikkan pelat besi ke atas. Setelah itu, bagian bawah masih bisa diparkir satu mobil lagi.

"Doppeldecker harga Rp 80 juta sudah terpasang rapi, tinggal kita kasih kunci saja," kata Herry.

Selanjutnya, untuk jenis auto-transfer parking dijual seharga Rp 200 juta per mobil, rotary parking Rp 120 juta per mobil, dan puzzle parking Rp 80 juta per mobil. Beberapa jenis ini bisa menampung mobil hingga puluhan bahkan ratusan.

"Rotary per mobilnya Rp 120 juta, puzzle Rp 80 juta per mobil. Per mobil Rp 200 jutaan multilevel parking system atau tower parking system," ujar Herry.

Dengan Rp 80 Juta Bisa Punya Garasi SusunFoto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance

Auto transfer parking biasnaya digunakan di gedung-gedung perkantoran dengan lahan parkir yang terbatas. Menggunakan alat ini, pengemudi mobil cukup memasukan mobilnya ke dalam lift dan mobil akan otomatis diparkirkan di dalam gedung. Hal serupa juga terjadi pada jenis tower parking hingga circulation parking.

Pemasangan alat ini sendiri memakan waktu yang berbeda-beda. Untuk Doppeldecker sendiri dibutuhkan pemasangan hingga 3 hari, sedangkan untuk jenis lainnya dibutuhkan waktu paling lama satu bulan.

"Sehari jadi kalau ideal 3 hari (doppeldecker). Kalau rotary 2 minggu sampai sebulan," ujar Herry. (ara/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed