Follow detikFinance
Jumat 10 Nov 2017, 19:59 WIB

Korsel Ajak RI Kerja Sama Penyediaan Air Minum dari Bendungan Karian

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Korsel Ajak RI Kerja Sama Penyediaan Air Minum dari Bendungan Karian Menteri PUPR RI bersama Menteri Pertanahan, Infrastuktur dan Transport Korea Selatan, Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta - Pemerintah Korea Selatan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Indonesia terkait Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Rencananya, SPAM akan akan memanfaatkan sumber air yang disalurkan dari Bendungan Karian di Lebak, Banten.

Pengembangan saluran SPAM dari Bendungan Karian tersebut akan dibangun sepanjang 47,9 km. Sehingga diharapkan dapat mensuplai air hingga Jakarta.

"Nanti arahnya dari Serpong-Tangerang-Tangerang Selatan dan Jakarta," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Untuk memuluskan rencana tersebut, pembiayaan pengembangan saluran air tersebut akan dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan pinjaman dari Pemerintah Korea Selatan.

"Loan (skema pinjaman) sedang dalam pembicaraan. Jumlah loan-nya Rp 2,1 triliun," kata Dirjen Sumber Daya Air PUPR, Imam Santoso

Sementara itu, untuk pembangunan instalasi pengelolaan air dan jaringan perpipaan yang melayani Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Jakarta Barat akan ditawarkan kepada investor melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sebagai prakarsa badan usaha.

Kemudian, akan dilanjutkan studi kelayakan saluran pembawa air baku dari Bendungan Karian-Serpong oleh K-Water dari Korea Selatan. Pasalnya, pembangunan saluran ini direncanakan selesai bersamaan dengan Bendungan Karian.

"Tahun depan sudah mulai pengerjaannya. Ini kejar-kejaran ketika bendungan selesai, salurannya juga harus selesai," tutup Imam. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed