Follow detikFinance
Senin 13 Nov 2017, 18:33 WIB

Rampung 2019, Siapa Operator Pelabuhan Patimban?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rampung 2019, Siapa Operator Pelabuhan Patimban? Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Konstruksi Pelabuhan Patimban fase I direncanakan dimulai pada awal tahun 2018 mendatang. Sedangkan untuk konstruksi, diharapkan bisa rampung pada Maret 2019 mendatang.

Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kozo Honsei mengatakan, menghadapi hal tersebut, tender operator akan mulai dilakukan pada tahun depan. Pelabuhan yang memiliki kapasitas hingga 800 ribu TEUs ini akan dioperatori oleh Jepang dan Indonesia, sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian pinjaman yang dilakukan kedua negara.

"Mengenai hal ini (operator), pada pertemuan bilateral di Januari tahun ini, kedua pemimpin negara telah menyepakati untuk sebisa mungkin membuat proyek ini proyek bersama. Untuk operator juga kami mensyaratkan agar bisa mengoperasikannya antara kedua negara," katanya dalam jumpa pers di Kedubes Jepang, Jakarta, Senin (13/11/2017).

"Namun secara konkret kami masih negosiasi dengan pihak Pemerintah Indonesia dalam seleksi operator," tambahnya.

Sebelumnya diketahui, pemerintah akan membatasi porsi BUMN maksimal 25% dalam skema operator Pelabuhan Patimban. Sedangkan, komposisi perusahaan swasta nasional bakal lebih besar minimal 26% dan sisanya akan dioperatori oleh Jepang.

Permintaan itu, terkait pengoperasian Pelabuhan Patimban, di mana Jepang meminta pengoperasian dijalankan oleh operator independen. Selain itu, Negeri Sakura ingin Indonesia mengurangi porsi dominan dari Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik RI dan memperluas atau memperbesar saham pihak swasta.

"Untuk operator kami sekarang sedang berusaha membuat rencana pengoperasionnya. Kami berusaha untuk menyiapkan dokumen tender tahun depan," tukas Kozo. (eds/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed