Rini tiba di Jayapura setelah sehari kemarin mengunjungi Wamena dan Puncak Jaya. Tiba di Jayapura pukul 07.00 WIT, Rini dan rombongan langsung menuju proyek jembatan Holtekamp.
Jembatan yang dibangun di atas Teluk Yotefa ini menghubungkan Jayapura dengan distrik Muara Tami. Nantinya 4 distrik juga akan terhubung dengan Muara Tami yakni, Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Heram dan Abepura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Erwin Dariyanto |
Rini mengatakan Jembatan Holtekamp ini sangat penting bagi masyarakat Jayapura. Dengan adanya jembatan ini waktu tempuh antar distrik bisa dipangkas.
"Ini kan di Teluk ya, jadi karena memutar waktu tempuh antar kota butuh waktu lama. Dengan adanya jembatan ini bisa kurang dari 1 jam," kata Rini saat meninjau proyek jembatan Holkekamp di Jayapura, Selasa (21/11/2017).
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan selain memangkas waktu tempuh antar wilayah, jembatan Holtekamp juga mendorong terjadinya perpindahan penduduk dari Muara Tami yang padat ke wilayah sekitarnya.
Foto: Erwin Dariyanto |
Dia juga berharap adanya proyek jembatan Holtekamp akan meningkatkan perekonomian warga Jayapura. "Tentunya kami berharap perekonomian (Jayapura) meningkat. Apalagi warga di sini juga dilibatkan dalam pengerjaan proyek," kata Benhur.
Pembangunan jembatan Holtekamp mulai dibangun pada Mei 2015. Proyek ini dijadwalkan selesai pengerjaannya September 2018 atau lebih cepat dari yang direncanakan semula yakni 2019.
Proyek jembatan Holtekamp dikerjakan oleh tiga BUMN yakni PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya. Adapun pendanaan berasal dari APBN pusat, APBD Provinsi dan APBD Kota.
Foto: Erwin Dariyanto |
Jembatan Holtekamp menjadi salah satu kebanggaan Presiden Jokowi. Pada 25 September 2017, Jokowi di laman Facebooknya menyebut bahwa pembangunan jembatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah membangun kawasan Indonesia Timur.
Selain itu Jokowi juga ingin menunjukkan bahwa Indonesia bisa membangun infrastruktur yang andal dengan teknologi sendiri.
"Rangka bajanya dirakit di Surabaya, Jawa Timur. Material pembangunannya sebagian didatangkan dari Bitung, Sulawesi Utara. Begitulah Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura dibangun," kata Jokowi. (erd/dna)












































Foto: Erwin Dariyanto
Foto: Erwin Dariyanto
Foto: Erwin Dariyanto