Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Des 2017 08:35 WIB

Sebelum Diresmikan Jokowi, Tol Soroja Sempat Molor 6 Bulan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Wisma Putra Foto: Wisma Putra
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) di Bandung, Jawa Barat pada siang ini, jam 14.00 WIB. Tol ini akan menjadi ruas jalan bebas hambatan ke-10 yang diresmikannya sepanjang tahun ini setelah terakhir meresmikan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) satu bulan yang lalu.

Pengoperasian Tol Soroja sendiri mengalami keterlambatan jadwal pengoperasian dari target yang telah direncanakan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada awal tahun ini. Tol ini sejatinya diproyeksi bisa beroperasi pada bulan April tahun ini, namun sejumlah kendala membayangi percepatan pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan data monitoring BPJT bulan November yang diterima detikFinance di Jakarta, seperti dikutip Senin (4/12/2017), ada beberapa pekerjaan di lapangan yang membuat realisasi konstruksi di lapangan lebih lambat dari rencana. Contohnya cuaca, disebutkan bahwa lokasi proyek pengerjaan tol ini hampir setiap hari turun hujan.


Selain itu, kondisi lokasi proyek yang sempit membuat pelaksanaan timbunan terhambat. Volume timbunan tanah yang mencapai 3,2 juta m3 pun harus terhambat, lantaran jalan dari quarry (lokasi penggalian tanah) menuju lokasi proyek yang sempit tidak memungkinkan dump truck indek 24 melewati.

Rata rata lokasi pertambangan tanah pun belum memiliki izin galian C sehinga sering timbul masalah. Sementara pada lokasi jauh, terkendala dengan pihak pemerintah setempat.

Sementara dalam urusan pembebasan lahan, relokasi Masjid Nurul Falah yang ada di lokasi proyek yang masih menunggu tahap pembangunan pun membuat lahan belum bisa dibebaskan dulu saat itu. Dan beberapa tempat tidak bisa dibebaskan karena pembebasan lahan oleh PPK Lahan tidak mencukupi aturan design jalan tol (lokasi Citeureup dan Tegal Caang).


Namun, terhitung 6 bulan sejak target awal alias pada akhir November lalu, tol sepanjang 10,57 km ini telah rampung, yang ditandai oleh uji kelaikan operasi tol yang dilakukan oleh tim gabungan dari Kemenhub, BPJT, Polda Jabar, Bina Marga dan Dishub. Dari hasil pengecekan tim tersebut, menyatakan Tol Soroja sudah laik digunakan.

Tol ini akan dioperatori oleh PT Citra Marga Lintas Jabar dengan masa konsesi 45 tahun sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dikeluarkan pada September 2015. (eds/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed