ADVERTISEMENT

Ini Alasan Masuk Tol Soroja Hanya Bisa Lewat GT Soreang

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Selasa, 05 Des 2017 10:15 WIB
Foto: Wisma Putra
Jakarta - Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) belum bisa dilalui secara penuh oleh masyarakat. Pengendara yang ingin menjajal tol ini baru bisa masuk dari Gerbang Tol (GT) Soreang saja yang berlokasi di Kabupaten Bandung, sementara dari GT yang lain belum bisa.

Direktur Utama PT Citra Marga Lintas Jabar Bagus Medi Suarso mengatakan, saat ini pihaknya masih perlu melakukan sinkronisasi pembayaran dengan 3 ruas tol lainnya yang akan terintegrasi dengan tol Soroja. Yakni Tol Cipali, Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Purbaleunyi, yang notabene dimiliki oleh operator yang berbeda.

"Problemnya adalah, tol ini akan menampung uang yang dari Tol Cipali, Purbaleunyi dan gratisnya di Soreang. Nah mereka (BUJT lain) kan perlu trust. Alatnya ternyata ada 284 gardu (yang harus diintegrasikan)," katanya kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/12/2017).


Integrasi pembayaran ini sendiri membuat Tol Soroja menjadi gerbang transaksi dilakukannya pembayaran dari ruas-ruas yang lain yang akan terintegrasi tadi. Pembayaran yang berlaku di Tol Soroja pun membuat tol ini belum bisa dilalui secara maksimal karena ada proses teknis yang harus diselesaikan.

"Jadi terus terang ini belum bisa (dilalui lewat semua GT). Untuk yang lain kan perlu connect. Karena ini kan ada uang-uang orang. Tol kami juga pendek, paling sekitar Rp 6.500 sampai Rp 7.000 tarifnya. Mereka (tol yang lain) kan puluhan ribu. Berarti mereka kan menaruh uang di saya karena pembayarannya terakhir di GT Soreang. Itu yang sedang didiskusikan lebih detail lagi supaya trust-nya muncul dan peralatannya memang mesti terkoneksi dengan baik," jelas Bagus.

Sementara bagi masyarakat yang ingin menjajal Tol Soroja bisa masuk lewat GT Soreang saja sementara waktu, dan masih dilalui secara gratis. Tol ini diperkirakan baru bisa dilalui secara penuh sampai proses integrasi pembayaran selesai.

"Beberapa hari inilah kita akan pastikan. Sekarang lagi diskusi sama Jasa Marga. Mohon ditunggu sebentar. Saya berharap seminggu dua minggu ini gratisnya. Nanti begitu pembayarannya sudah bisa, itu sudah selesai gratisnya," pungkasnya. (eds/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT