Sebelumnya Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan, tarif tiket kereta bandara menuju Soekarno-Hatta turun menjadi sekitar Rp 70.000 sampai Rp 80.000 per orang dari yang sebelumnya ditetapkan Rp 100.000.
Namun, pihak Railink mengatakan perlu mengkaji berasaran tarif kereta Bandara Soekarno-Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Nyamannya Naik Kereta Bandara Soekarno Hatta |
"Itu kan dari Pak Menhub ya mas, kita nanti finalisasi dulu," kata Humas PT Railink, Diah Suryandari, saat ditemui detikFinance di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (7/12/2017).
Menurut Diah, kajian perlu dilakukan sebab tidak ada dana APBN yang digunakan.
"Belum (diputuskan), kita kaji dulu. Karena kan Railink itu tidak ada dana APBN sama sekali," jelasnya.
Walau begitu, Diah mengatakan, Railink tetap menerima masukan dari semua pihak terkait tarif kereta Bandara Soekarno-Hatta.
"Semua masukan pasti kita terima, cuma kita belum finalisasikan. Habis ini kira rapat lagi di internal," pungkasnya. (hns/hns)











































