Follow detikFinance
Jumat 08 Dec 2017, 22:50 WIB

Pemerintah Batal Bikin Perusahaan Patungan untuk Danai LRT Jabodebek

Fadhly F Rachman - detikFinance
Pemerintah Batal Bikin Perusahaan Patungan untuk Danai LRT Jabodebek Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah batal membentuk perusahaan gabungan atau joint venture (JV) antara PT KAI dan PT Adhi Karya untuk menjadi investor untuk proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

Saat ini pemerintah telah memutuskan agar PT KAI dan PT Adhi Karya untuk melakukan kerja sama terkait dengan pemanfaatan prasarana yang dibangun oleh Adhi Karya secara langsung tanpa membentuk JV.

Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto, pun memastikan bahwa mengatakan pembentukan JV telah dibatalkan. Dirinya menilai pembatalan ini bukan masalah asalkan pemerintah tetap menjamin bantuan untuk proyek ini bisa berjalan.

"JV tidak jadi bagus juga. Yang penting kan ada jaminan (12 tahun dari pemerintah)," kata Budi usai ikut konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, juga menambahkan, dengan batalnya pembentukan joint venture tersebut maka PT KAI tetap menjadi investor sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2017.

Untuk mendanai proyek ini sendiri, PT KAI mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PNM) sebesar Rp 7,6 triliun dan melakukan pinjaman kepada pihak perbankan yakni BNI, BRI, Mandiri, BCA, dan CIMB Niaga dengan total Rp 18,1 triliun.

"Jadi enggak ada JV, kita jelas strukturnya yang digaransi pemerintah adalah KAI. Karena pemerintah tidak bisa mengganti yang non pemerintah," tuturnya.

Sebelumnya diketahui, bahwa pemerintah berencana membentuk perusahaan gabungan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Adhi Karya (Persero) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai proyek kereta ringan ini. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed