Follow detikFinance
Senin, 11 Des 2017 10:15 WIB

Jelang KA Bandara Beroperasi, Lalin Stasiun Sudirman Baru Diubah

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Jelang beroperasinya Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ), PT Railink, PT KAI, PT KA Commuter Indonesia (KCI), Dishub Provinsi DKI Jakarta, Korlantas, Bina Marga, dan beberapa pihak lain terkait lainnya melakukan persiapan operasional dalam hal pengaturan lalu lintas dalam Stasiun Sudirman Baru atau BNI City yang akan segera beroperasi.

Adapun persiapan mencakup masalah pengaturan lalu lintas menuju ke dan dari Stasiun Kereta Bandara Sudirman Baru baik bagi pengguna kendaraan maupun pejalan kaki. Untuk pengaturan lalu lintas kendaraan, Dishub Provinsi DKI akan memberlakukan beberapa hal di sekitar area Sudirman.

Antara lain Lalu lintas di Jalan Tanjungkarang dan bawah Jalan Jenderal Sudirman diubah dari semula dua arah menjadi satu arah (untuk jl.tanjung karang hanya untuk pergerakan selatan ke utara, sementara untuk bawah jalan Jenderal Sudirman hanya untuk pergerakan timur ke barat). Kemudian Jln.Talang Betutu menjadi satu arah dari timur ke barat.

Selanjutnya Jln. Plaju, Jln. Sungai Gerong, Jln. Kotabumi dan Jln. Martapura tetap dua arah. Dan Kendaraan dari arah Jln. Jenderal Sudirman (pergerakan selatan-utara) yang akan menuju jl. Tanjung karang,jl. Talang betutu, jl. Plaju, jl. Sungai gerong, jl. Kotabumi dan Stasiun KA Bandara harus berputar di Bundaran HI untuk kemudian memasuki Jln. Blora - bawah jl. Jend sudirman - dan seterusnya.

BPTJ juga akan melakukan kordinasi bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk kesiapan pengadaan bus feeder menjadi angkutan tambahan di sejumlah stasiun yang padat penumpang pada lintas Tangerang - Duri seperti Stasiun Kalideres dan Stasiun Poris.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengatakan saat ini berbagai pihak terus berkoordinasi untuk kesiapan pengoperasian kereta bandara ini, terutama dalam hal pengaturan lalu lintas.

"Segera akan ada pengaturan lalu lintas dan pergerakan orang di sekitar Stasiun Sudirman dan Sudirman Baru (BNI City). Hal ini untuk membiasakan agar nanti saat beroperasinya kereta bandara, Para penumpang sudah tahu ke mana harus bergerak," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Sementara itu, Menurut Direktur KCI, MN Fadhila, bersamaan dengan beroperasinya KA Bandara relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Bandara Soekarno Hatta maka pada lintas Tangerang-Duri (PP) akan terdapat penyesuaian jadwal KRL sesuai dengan pola operasi yang terdapat pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2017 yang telah mengakomodir perjalanan KA Bandara.

Dirinya menambahkan, penyesuaian jadwal ini dilakukan seiring dengan perubahan jumlah perjalanan KA Lintas Tangerang – Duri dari 90 perjalanan menjadi 80 perjalanan. Untuk jadwal keberangkatan kereta pertama dari Stasiun Tangerang menuju Duri adalah pukul 04.55 WIB, sedangkan kereta pertama dari Stasiun Duri menuju Tangerang pukul 05.45 WIB. Sedangkan untuk jadwal kereta terakhir dari Stasiun Tangerang menuju Duri pukul 22.30 WIB dan KA Terakhir dari Stasiun Duri menuju Tangerang pada pukul 23.45 WIB. PT KCI secara bertahap juga akan mengoperasikan rangkaian KRL yang lebih panjang yakni dengan formasi 10 dan 12 kereta di lintas Tangerang – Duri (PP) untuk memaksimalkan kapasitas angkut.

Sementara itu, Direktur Utama Railink Heru Kuswanto menambahkan terkait pengaturan flow kendaraan yang masuk ke Stasiun KA Bandara Sudirman Baru (BNI City), kendaraan masuk dari Terowongan Jln Kendal menuju area Stasiun KA Bandara Sudirman Baru.

"Ketika kendaraan masuk area Stasiun Sudirman Baru, ada dua alternatif yang bisa dipilih oleh penumpang," ujar Heru.

Diketahui, Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan alternatif transportasi dari dan menuju Bandara Soekarno- Hatta menyediakan 10 trainset KRL (6 car per trainset). Kapasitas per trainset ini bisa mengangkut sebanyak 272 orang penumpang.

Stasiun yang dilayani oleh kereta bandara meliputi Manggarai, Sudirman Baru (BNI City), Duri, Batuceper, Bandara Soetta PP. Namun awal operasional untuk naik turun penumpang PT Railink baru melayani dari Stasiun Sudirman Baru dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (PP) karena stasiun- stasiun yang lain sedang dalam proses pembangunan. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed