Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Des 2017 18:05 WIB

Sultan Restui Tol Bawen-Yogyakarta Dibangun

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) kemarin telah menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan hasil kajian Tol Bawen-Yogyakarta.

Ketua Tim KPPIP Wahyu Utomo berkesempatan bertemu langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam pertemuannya awal pekan ini, Wahyu mengungkapkan bahwa orang nomor satu di Yogyakarta setuju terhadap pembangunan jalan tol yang rencananya dibangun melayang.

"Dengan Pak Sultan setuju dibangun Tol Yogya-Bawen, itu prinsipnya. Gunakan jalur mana, kita ikuti pandangan dari Pak Sultan, yaitu Yogya melalui jalur saluran Mataram dan pandangan beliau diminta elevated (malayang) dan kita sudah ikuti itu," ujar Wahyu dalam jumpa pers di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).

Wahyu menambahkan, proyek tol Bawen-Yogya mulai dilakukan konstruksi di 2019 mendatang dengan skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU).

"Konstruksi 2019 dilakukan dengan pola KPBU. Kita harus siapkan teman-teman PU menyusun dokumen lelang KPBU," ujar Wahyu.

Direktur Program Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Rainier Hariyanto menambahkan, Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah menyetujui rencana pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta. Ganjar mengusulkan agar masyarakat bisa memiliki andil saham dalam proyek jalan tol tersebut.

Selain itu, kehadiran UMKM juga dilibatkan dalam pengoperasian jalan tol Bawen-Yogyakarta. Masyarakat yang memiliki UMKM nantinya diharapkan bisa memasarkan produknya di tempat istirahat jalan tol.

"Bagaimana meningkatkan rest area bersahabat dengan UMKM," tutur Rainier. (ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed