Dari Target 568 Km Hingga Akhir 2017, Baru 335 Km Tol Beroperasi

Dari Target 568 Km Hingga Akhir 2017, Baru 335 Km Tol Beroperasi

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 21 Des 2017 13:08 WIB
Dari Target 568 Km Hingga Akhir 2017, Baru 335 Km Tol Beroperasi
Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan panjang pengoperasian jalan tol dalam kurun waktu 3 tahun dari 2015 hingga akhir tahun 2017 mencapai 568 km. Namun target tersebut diproyeksi gagal tercapai lantaran adanya sejumlah ruas tol yang gagal beroperasi sampai akhir tahun nanti.

Tercatat hingga saat ini, panjang tol yang telah dioperasikan dari 2015 hingga saat ini baru sekitar 335 km jalan tol yang terdiri dari 11 ruas.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kendala pembebasan lahan pada sebagian lokasi ruas tol membuat pengoperasian harus tertunda ke awal tahun depan. Salah satunya adalah tol Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono yang panjang totalnya diklaim mencapai 145 km.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ini nanti yang Solo-Ngawi ini jadinya Januari, agak meleset sedikit. Tadinya kan maunya Desember. Itu panjangnya saja sudah 145 km," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (21/12/2017).

"Mundurnya karena flyover-flyovernya itu loh belum selesai. Kan baru ada yang bebas (lahannya). Flyovernya sudah, cuma penghubungnya ke jalan itu yang belum. Nanti Januari ini katanya sudah bisa, waktu kita dikasih tahu di Surabaya," sambungnya.

Hal yang sama menurutnya juga berlaku sama. Beberapa ruas yang ditarget rampung sampai akhir tahun nanti seperti Pejagan-Pemalang Seksi III dan IV, Tol Batang-Semarang Seksi I, Cinere-Jagorawi, Ciawi-Sukabumi, Depok-Antasari dan Pemalang-Batang diproyeksi belum bisa dioperasikan sampai akhir tahun nanti.

"Tapi itu nanti Batang-Semarang sudah panjang sekali. Belum lagi nanti Surabaya-Pasuruan, itu nanti 2018 semua itu," tutur Basuki.

Menurut Basuki, sisa satu tol yang dikejar pengoperasiannya tahun ini adalah sebagian ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Tepatnya Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 1 (segmen IC Pelabuhan Bakauheni-Bakauheni) 8,90 km dan Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 2 (Segmen Kotabaru - Lematang ).

"Kami dengan Bu Menteri BUMN sedang upayakan. Kalau enggak, ya mungkin Januari sedikit. Ini sudah tinggal Liburan. Tapi artinya sudah siap," pungkasnya.

Adapun pada tahun depan, total panjang jalan tol yang dioperasikan diharapkan mencapai 728,94 km dan pada tahun 2019 sepanjang 564,43 km. Jika semua target tersebut dapat dicapai sesuai jadwal, maka pada Desember 2019, total panjang jalan tol yang beroperasi dari 2014-2019 adalah 1.854,5 km. (eds/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads