Melihat Perkembangan Tol Trans Jawa Jokowi Dalam 3 Tahun

Melihat Perkembangan Tol Trans Jawa Jokowi Dalam 3 Tahun

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 22 Des 2017 11:05 WIB
Melihat Perkembangan Tol Trans Jawa Jokowi Dalam 3 Tahun
Foto: Dok
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Tol Trans Jawa dari Jakarta hingga Surabaya telah rampung pada akhir 2018 mendatang. Sementara untuk Merak sampai Banyuwangi bakal tersambung tol setahun kemudian.

Dalam 3 tahun pembangunan Tol Trans Jawa, dari total panjang 1.167 km menyambungkan Merak dan Banyuwangi, sampai saat ini sudah ada 561 km Tol Trans Jawa yang sudah beroperasi, sementara 605 km lainnya saat ini sedang dalam konstruksi.

Demikian dikutip dari data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang diterima detikFinance, Jumat (22/12/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah rangkaian jalan tol Trans Jawa yang sudah beroperasi di antaranya adalah jalan tol Tangerang-Merak, Jakarta-Tangerang, Cawang-Cengkareng, Cawang-Priok, Jakarta-Cikampek, JORR, Cikopo-Palimanan (Cipali), Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang seksi 1 dan 2, dan Surabaya-Mojokerto yang baru saja dioperasikan penuh pada awal pekan kemarin.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, saat ini pihaknya terus mengejar konstruksi agar bisa dioperasikan sesuai target pada mudik Lebaran tahun depan. Hal ini pula yang membuat pada liburan Natal dan Tahun Baru kali ini tak ada tol fungsional yang dibuka.

"Karena masih bisanya sampai Semarang. Tapi nanti mudik (Lebaran) itu sudah fungsional. Sehingga akhir tahun bisa operasional. Salatiga-Solo juga Mei-Juni bisa dilalui bukan darurat, sehingga nanti akhir tahun bisa operasional. Jadi Merak ke Surabaya di 2018 itu bisa operasional, mungkin malah bisa sampai Pasuruan," ujar Basuki saat ditemui di kantornya.

Berikut adalah progres tanah dan konstruksi Jalan Tol Trans Jawa, beserta target pengoperasiannya per medio Desember 2017:

Tol Pejagan-Pemalang 58 km, 4 seksi, yang sudah beroperasi 20 km, konstruksi 38 km (Brebes Timur sampai Pemalang), progres tanah 99,99%, konstruksi 83,22%, target operasi Maret 2018 (Brebes Timur-Pemalang).

Tol Pemalang-Batang 39 km, 2 seksi, belum ada yang beroperasi, progres tanah 99,51%, konstruksi 53,15%, target operasi Mei 2018
(Sewaka – IC Pemalang 6 km), Juli 2018
(Sewaka – IC Pemalang 37 km)

Tol Batang-Semarang 75 km, 5 seksi, belum ada yang beroperasi, progres tanah 98,46%, konstruksi 62,07%, target operasi Mei 2018 (Batang-Semarang).

Tol Semarang-Solo 73 km, 5 seksi, operasi 40 km, konstruksi 33 km (Salatiga-Kartosuro), progres tanah 99,49%, konstruksi 73,03%, target operasi Juli 2018 (Salatiga-Kartosuro).

Tol Solo-Ngawi 90 km, 4 seksi, belum ada yamg beroperasi, progres tanah 95,45%, konstruksi bagian BUJT 83,49%, konstruksi bagian pemerintah 98,21%, target operasi akhir Januari 2018 (Solo-Ngawi).

Tol Ngawi-Kertosono 87 km, 4 seksi, belum ada yang beroperasi, progres tanah 99,4%, konstruksi bagian BUJT 8%, konstruksi bagian pemerintah 96,1%, target operasi Januari 2018 (Ngawi – Nganjuk 50 km), Desember 2018 (Saradan – Kertosono 37 km).

Tol Porong-Gempol 10 km, 2 seksi, operasi 3,55 km, konstruksi 6,3 km, progres tanah 100%, konstruksi seksi 1 36,2, seksi 2 28,7%, target operasi Juni 2018.

Tol Gempol-Pasuruan 34 km, 3 seksi, operasi 14 km, konstruksi 20 km, progres tanah 88,32%, konstruksi 52,67%, target operasi Maret 2018 (Rembang-Pasuruan 8 km), Desember 2018 (Pasuruan-Grati 13,65 km).

Tol Pasuruan-Probolinggo 45 km, 4 seksi, belum ada yang operasi, progres tanah 97,19%, konstruksi 18,78%, target operasi Juni 2018 (Grati-Leces 31 km), Februari 2019 (Leces-Kraksaan 14 km).

Tol Probolinggo-Banyuwangi 172 km, baru selesai PPJT, belum ada progres tanah dan konstruksi, target operasi akhir 2019. (eds/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads