"Saya titip Adhi Karya, banyak proyek karya kita itu tidak detail dan tidak rapi. Saya titip ini (LRT Jabodebek) harus rapi, kalau dilihat misal proyek tol laut di Bali menurut saya itu kampungan, jorok," kata Luhut dalam penandatanganan proyek LRT Jabodebek di Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Luhut mengatakan, bahwa proyek yang dikerjakan oleh anak bangsa ini harus bisa lebih baik dibanding proyek yang dikerjakan pihak asing. Dia pun meminta semua pihak ikut bekerja sama dalam mengerjakan proyek bernilai tinggi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Luhut juga mewanti-wanti bahwa proyek ini harus berjalan secara transparan dan harus bebas dari korupsi. Dirinya juga meminta agar proyek strategis ini dapat dikawal oleh semua pihak, termasuk melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Ini proyek pertama yang terintegrasi sangat terbuka dan kita menghindari jangan sampai ada korupsi di sini. Dan kita buat rambu untuk tidak ada korupsi dalam proyek ini. Saya juga tidak ingin kalau nanti anak cucu saya bilang opung saya kerjaannya enggak beres', saya enggak mau seperti itu," tegas Luhut.
"Kita masih ada 1,5 tahun untuk rampungkan ini semua, saya berharap tidak ada satupun yang bekerja tidak dalam tim. Kalau ini kita lakukan, proyek apapun yang ada di republik ini bisa kita lakukan," tutupnya.











































