Sudah Dipercantik, Dua PLBN di NTT Ini Tunggu Diresmikan Jokowi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Minggu, 07 Jan 2018 13:50 WIB
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya sudah menyelesaikan pembangunan dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun kedua PLBN tersebut adalah Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT dan Motamasin di Kabupaten Malaka Provinsi NTT.

Di NTT sendiri ada tiga PLBN yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, yaitu PLBN Motaain di Kabupaten Belu Provinsi NTT Yyang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Serta dua PLBN lagi, yaitu Motamasin dan Wini yang menunggu waktu untuk diresmikan langsung oleh Jokowi.

Bangunan PLBN Motamasin yang lama dipercantik dengan biaya sekitar Rp 128 miliar untuk tahap I. Pembangunan PLBN Motamasin dimulai pada Desember 2015 dan selesai di Desember 2016 dengan kontraktor PT Nindya Karya (Persero).

Luas lahan PLBN Motamasin tahap I 11,29 hektar dengan luas bangunan 5.517 meter persegi.

Foto: Dok. Kementerian PUPR


"Kita lakukan penataan ulang dengan berbagai konsep arsitektur," jelas Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo di Kupang, NTT, Minggu (7/1/2018).

Selain itu, PLBN Wini juga dipercantik bangunannya dengan menghabiskan dana sekitar Rp 130 miliar di atas lahan seluas 4,42 hektar dengan luas bangunan 5.025,68 meter persegi. Pembangunan PLBN Wini tahap I dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk.

"Wini ini dulu kaya begini, kaya kantor kecil," kata Sri.

Setelah pembangunan kedua PLBN tahap I selesai, maka akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap II. Pembangunan PLBN Wini tahap II meliputi pasar, gedung serba guna, wisma Indonesia, hingga rumah yang ditargetkan selesai 2018 ini.

"Tahap II Wini Rp 178 miliar," ujar Sri.

PLBN Motamasin juga akan dilengkapi pasar hingga pasar, terminal, hingga pusat makanan. Pembangunan PLBN Motamasin tahap II menelan dana sekitar Rp 228 miliar yang juga ditargetkan selesai 2018 ini. (ara/zlf)