Follow detikFinance
Senin 08 Jan 2018, 17:52 WIB

Trainset Kereta Bandara Minangkabau Datang Akhir Februari

Niken Widya Yunita - detikFinance
Trainset Kereta Bandara Minangkabau Datang Akhir Februari Foto: Stasiun Kereta Bandara Minangkabau (Dok. PT KAI)
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah fokus untuk menyelesaikan pengadaan sarana untuk Kereta Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang, Sumatera Barat, setelah sebelumnya sukses meluncurkan Kereta Bandara Soekarno Hatta pada 2 Januari 2018 lalu. KA BIM akan melayani penumpang dengan perjalanannya mulai dari Stasiun Padang -Stasiun Tabing- Stasiun Duku - BIM sepanjang 23 km.

Jalur tersebut terdiri dari jalur eksisting sepanjang 19 km yakni Stasiun Padang -Stasiun Tabing - Stasiun Duku. Untuk jalur baru sepanjang 4 km yakni Stasiun Duku - BIM. Untuk pembangunan infrastruktur KA BIM ditangani oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

PT KAI melakukan pembelian sarana sebanyak 3 trainset kereta rel diesel elektrik (KRDE) ke PT INKA melalui kontrak yang telah dilakukan pada 2016. Rencana penyelesaian sarana ini sesuai janji PT INKA yakni tahap pertama sebanyak 1 trainset (yang terdiri dari 4 kereta) pada 23 Februari 2018 dan tahap kedua sebanyak 2 trainset pada 23 Maret 2018 mendatang.

"Memang kita pesan 3 trainset. Tapi 2 trainset ini rencananya akan dialokasikan untuk sarana KA Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. Jadi, KA BIM akan dilayani oleh 1 trainset," terang Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/1/2018).

Untuk target 1 trainset pada akhir Februari 2018 akan dikirim ke Padang. Kapasitas angkut 1 trainset duduk dan berdiri sebanyak 393 seat untuk kapasitas normal, dan 589 seat untuk kapasitas maksimal. KA ini juga dilengkapi fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas, air conditioner (AC), dan tempat untuk bagasi.

"Pengoperasian KA BIM tentunya diharapkan akan menjadi alternatif transportasi untuk memudahkan masyarakat dari Kota Padang menuju bandara dan sebaliknya," tambah Edi.

Selain menyiapkan sarana KA BIM, PT KAI juga sudah menyiapkan SDM untuk mendukung operasional kereta bandara kedua di Pulau Sumatera ini. Untuk proses selanjutnya yakni uji coba tentunya akan dapat dilaksanakan jika sarana sudah dikirim oleh PT INKA dan jalur serta infrastruktur pendukungnya sudah diselesaikan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub.

Uji cobanya pun akan dilakukan bersama dengan Ditjenka untuk mendapatkan sertifikat bahwa KA BIM layak operasi. Uji coba operasi KA BIM meliputi kecepatan, getaran, dan beberapa hal lainnya untuk memastikan KA BIM bisa dioperasikan dengan aman.

Sedangkan untuk skema tarif KA BIM ini nantinya akan ditentukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub.

(nwy/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed