Follow detikFinance
Senin 08 Jan 2018, 18:26 WIB

Soal LRT Rp 405 T, Ratu Prabu Energi: Itu Proyek Induk Usaha

Danang Sugianto - detikFinance
Soal LRT Rp 405 T, Ratu Prabu Energi: Itu Proyek Induk Usaha Foto: Luthfy Syahban/Infografis
Jakarta - PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) belakangan ini ramai diberitakan. Emiten tersebut dikabarkan akan membangun Light Rail Transit (LRT) di Jabodetabek sepanjang 400 km dengan nilai Rp 405 triliun.

Manajemen ARTI pun mengeluarkan respon. Perseroan menegaskan bahwa yang akan menggarap proyek tersebut adalah sang induk yakni PT Ratu Prabu.

"PT Ratu Prabu Energi Tbk tidak memiliki kaitan dengan proyek LRT. Pengembangan proyek LRT akan dilakukan oleh PT Ratu Prabu selaku pemegang saham PT Ratu Prabu Energi Tbk," demikian kutipan keterangan tertulis perseroan melansir dari keterbukaan informasi, Senin (8/1/2017).

Manajemen juga menegaskan bahwa tidak ada informasi penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertemu dengan salah satu pihak Ratu Prabu di Balai Kota. Mereka membicarakan terkait rencana pembangunan LRT yang awalnya disebutkan akan dibangun sepanjang 200 km

"Tadi kita kedatangan grup Ratu Prabu Energi. Salah satu usaha besar di Indonesia yang membawa konsep yang sudah cukup matang yaitu membangun lebih dari 200 km tambahan LRT di wilayah Jakarta dan sekitarnya," kata Sandi.

Lalu Presiden Direktur PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) B. Bur Maras pun menjelaskan mengkonfirmasi pemberitaan tersebut. Namun dia menyebutkan proyek LRT itu akan dibangun sepanjang 400 km dengan dana Rp 405 triliun.

Untuk menggarap proyek tersebut pihaknya akan mencari pendanaan perbankan dari negara lain. Menurutnya sudah ada beberapa perbankan dari 3 negara yang sudah tertarik mendanai proyek tersebut.

"Nah, sudah terjadi saya bicara dengan Jepang, saya bicara dengan Korea (Selatan), saya bicara dengan China. Tiga-tiganya berebut mau danai, bagus ini karena menguntungkan jadi berebut," tuturnya saat berbincang dengan detikFinance. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed