Follow detikFinance
Jumat, 12 Jan 2018 12:09 WIB

Telan Rp 770 Miliar, Renovasi GBK Rampung 16 Bulan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: dok. Kementerian PUPR Foto: dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) atau GBK telah selesai 100% dan siap digunakan untuk Asian Games XVIII Tahun 2018.

Dengan demikian, terhitung renovasi SUGBK selesai dikerjakan dalam waktu 16 bulan (1 tahun 4 bulan) sejak dikerjakan pada bulan Agustus 2016 lalu.

Stadion yang telah direnovasi ini pun akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 14 Januari 2018 mendatang. Sebelum diresmikan, Basuki pun melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana SUGBK dengan menggelar pertandingan ujicoba antara pimpinan Kementerian PUPR dengan PT Adhi Karya.

"Pada tanggal 14 Januari 2018 petang, Bapak Presiden direncanakan akan meresmikan stadion ini, sekaligus menyaksikan pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Indonesia melawan Islandia. Kami yang bertanggung jawab atas renovasinya melakukan uji coba untuk melihat kualitas pencahayaan, rumput, tata suara, papan skor. Untuk lighting-nya saya dapat informasi ini salah satu yang terbaik di dunia, namun akan diungguli oleh stadion (Olimpiade dan Paralimpiade) Tokyo 2020," katanya dalam keterangan resmi, seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Pencahayaan kini berkekuatan 3.500 lux atau tiga kali lebih terang dari sebelumnya. Namun karena menggunakan LED lighting system, konsumsi listrik bisa lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional dan memiliki kualitas pencahayaan tiga kali lebih baik. Sistem pencahayaan juga terintegrasi dengan sistem tata suara yang berkekuatan hingga 80 ribu watt PMPO.

"Tata suara GBK lebih baik dari sebelumnya, sehingga pada upacara pembukaan nanti terutama saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya akan lebih dramatis," ujar Basuki.

Kualitas kursi juga lebih bagus dengan jenis satu kursi (single seat) dan lipat (flip up) telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi. Setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kg dan tidak mudah ditarik sehingga menahan aksi vandalisme.

"Sudah mengikuti standar FIFA dalam aspek keamanan di mana dalam kondisi darurat, dalam waktu 15 menit, stadion sudah harus kosong," tambah Menteri Basuki.

Dengan penggantian jenis kursi yang lebih baik di mana sebelumnya kursi panjang, kapasitas tampung SUGBK saat ini 80.000 kursi.

Lanjut Basuki, kualitas lapangan juga semakin baik mulai dari rumput yang digunakan merupakan rumput terbaik jenis zoysia matrella dilengkapi alat penyiram rumput otomatis hingga sistem drainase anti banjir (zero run-off).


"Kualitas rumput Stadion GBK juga telah mendapatkan sertifikasi internasional. Kalau rumput imitasi digunakan di Lapangan ABC untuk latihan atau pemanasan, itu pun kualitas rumput imitasi terbaik," jelasnya.

Sebagai informasi, renovasi SUGBK dilakukan sejak bulan Agustus 2016 dengan kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Penta Rekayasa Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 769,7 miliar. Sementara konsultan manajemen konstruksi adalah PT Deta Decon dan PT Multi Karadiguna Jasa KSO dengan nilai kontrak Rp 10,2 miliar.

Sementara untuk renovasi venue dan penataan kawasan GBK, saat ini progresnya telah mencapai 99%. Meskipun beberapa venue olahraga telah selesai, namun pekerjaan penataan kawasan GBK yang baru dimulai Mei 2017 masih dalam penyelesaian akhir.

"Untuk venue olahraga hampir seluruhnya sudah selesai dan akan kami usulkan diresmikan satu per satu oleh Bapak Presiden," tutup Basuki.

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed