Flyover Pancoran Tak Punya Sertifikat, Salah Siapa Bila Ambruk?

Flyover Pancoran Tak Punya Sertifikat, Salah Siapa Bila Ambruk?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 16 Jan 2018 11:56 WIB
Flyover Pancoran Tak Punya Sertifikat, Salah Siapa Bila Ambruk?
Foto: Panji Al-hadromi
Jakarta - Kendaraan bermotor sudah bisa melalui Flyover Pancoran sejak awal pekan kemarin. Walau telah dibuka untuk umum, namun konstruksi Flyover Pancoran masih belum mengantongi Sertifikat Laik Fungsi atau SLF.

Ketua Umum BPP Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi), Iskandar Z Hartawi, mengatakan seharusnya setiap konstruksi bangunan memiliki SLF sebelum bisa resmi digunakan. Dengan SLF itu untuk menghidari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dia mengatakan, bila terjadi suatu kecelakaan dalam sebuah konstruksi bangunan yang belum mengantongi SLF, maka pihak yang bertanggung jawab ialah yang mengerjakan bangunan dalam hal ini pihak kontraktor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya yang mengerjakannya (yang bertanggung jawab), ya kontraktornya," kata Iskandar kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Lebih lanjut Iskandar mengatakan bila suatu konstruksi umum belum mendapatkan SLF maka bangunan tersebut seharusnya belum layak untuk digunakan. Dalam hal ini, Flyover Pancoran belum aman untuk dilewati.

"Ya belum aman dong (seharusnya), itu enggak sembarang menggunakan, kalau dia belum ada ini kan pasti belum layak untuk dilalui. Tapi mungkin karena darurat ya enggak tahu," katanya.

Iskandar menjelaskan, bahwa mengacu pada prosedur, seharusnya setiap konstruksi bangunan harus menyelesaikan urusan administrasi sebelum bisa difungsikan. Sebelum mendapatkan SLF konstruksi sebuah bangunan harus dilakukan uji coba terlebih dahulu. Bila telah diujicoba, maka SLF akan keluar dan konstruksi aman untuk digunakan.

"Kalau kita bicara prosedur, bahwa sebenarnya itu harus lengkap dulu, dari segi surat menyurat itu harus sudah selesai dulu. Kita kan takut seperti kejadian seperti bursa efek kemarin yang ambruk, kan enggak benar itu," jelasnya. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads