Follow detikFinance
Rabu, 31 Jan 2018 07:59 WIB

Kemacetan Tol Cikampek Bisa Turun 75%, Asalkan...

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pembangunan proyek infrastruktur di sekitar ruas tol Jakarta-Cikampek masih berjalan. Jika proyek tersebut dihentikan, maka kemacetan di tol tersebut bisa berkurang hingga 75%.

Seperti diketahui, di sekitar ruas tol Jakarta-Cikampek tengah dibangun sejumlah infrastruktur, misalnya LRT Jakarta-Bekasi Timur, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, kemudian Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated).

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, pemerintah akan menyetop aktivitas proyek pada hari besar mendatang, yakin Lebaran. Pasalnya saat momentum Lebarang aktivitas kendaraan yang melintas tol Jakarta-Cikampek akan meningkatkan seiring banyaknya masyarakat yang mudik.

"(Proyek-proyek) itu diberhentikan sama sekali, tapi nanti pada saat Lebaran menjelang Lebaran. Seperti kemarin waktu Natal kan sama," katanya ketika dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Dirinya mengaku belum bisa memprediksi secara matang berapa persen kemacetan tol Cikampek berkurang jika aktivitas proyek infrastruktur dihentikan sementara. Namun diperkirakan bisa memangkas kemacetan lebih dari 50%.

"Mudah-mudahan bisa 65%-75% lah mengurangi (kemacetan) tapi hanya tanggal tertentu," lanjutnya.

Namun belum dapat dipastikan berapa lama pengerjaan proyek dihentikan saat Lebaran 2018. Namun kata dia sudah dipastikan aktivitas proyek disetop saat Lebaran.


"Iya sudah dipastikan itu. Tapi paling hanya beberapa hari seperti kemarin saat Natal dan Tahun Baru," tambahnya.

Dia menyatakan bahwa masalah kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek sudah dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Koordinator Kemaritiman. Ada beberapa usulan yang bakal diterapkan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Pertama, upaya pengalihan logistik yang saat ini dikirim menggunakan kendaraan seperti truk menjadi menggunakan angkutan lain semisal kereta api. Lalu ada usulan penerapan sistem ganjil genap kendaraan pribadi di tol. Ada pula usulan agar bus diberikan jalur khusus di jam-jam tertentu.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed