Follow detikFinance
Kamis 08 Feb 2018, 19:38 WIB

Pembangunan LRT Jabodebek Masih Terkendala Lahan di Bekasi

Hendra Kusuma - detikFinance
Pembangunan LRT Jabodebek Masih Terkendala Lahan di Bekasi Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) optimistis dapat melakukan uji coba kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) pada Mei 2019.

Pasalnya, pemerintah telah memberikan kepastian terkait dengan pembebasan lahan yang selama ini masih menjadi kendala pembangunan.

"Jadi tadi dibahas masalah hambatan-hambatan tanah, tapi semua sudah clear dan sudah diputusin Pak Menko (Luhut) tidak ada hambatan lagi. Semua tanah pemerintah bisa kerja seperti tanah PLN, TNI AU, tanah pramuka (Kwarnas)," kata Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

Akan tetapi, kendala masih ada di lokasi yang nantinya akan dibangun depo LRT, yaitu lahan masyarakat sekitar 10 hektar di Bekasi. Penyelesaian pembebasan lahan tersebut ditargetkan pada Mei 2018.

"Jadi tinggal tanah masyarakat saja yang masih dalam proses. Itu di Depo Bekasi Timur dan beberapa titik kecil-kecil. Itu bisa sampai April, Mei selesai tidak apa-apa, nanti kan pakainya 2019," tambah dia.

Budi mengungkapkan, lamanya penyelesaian proses pembebasan lahan milik TNI AU dan instansi lainnya karena prosedur yang panjang. Adapun lahan-lahan yang menjadi kendala selama ini seperti di Aldiron Pancoran milik TNI AU, lahan milik Kwarnas di Cibubur, kemudian Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik PLN.

"Jadi sekarang sudah bisa. Enggak ada masalah kan, di Pramuka juga sudah bisa kerja. Ini kan masalah administrasi aja," jelas dia.

Meski demikian, pihak Adhi Karya juga masih menunggu izin penetapan lokasi (penlok) oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk trase kawasan Setiabudi menuju Dukuh Atas.

"Nunggu dari Gubernur. Tadi menurut Pak Menko akan diskusi dengan Gubernur dan Wagub, itu akan segera diselesaikan. Ya kalau Pak Menko kan ukuranya jam dan hari," jelas dia.

Sementara itu, Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Arie Yuriwin mengatakan, proses pembebasan lahan seluas 10 hektar di Bekasi yang untuk Depo LRT rampung pada April 2018.

"Tanahnya bulan April sudah kita selesaikan," kata Arie.

Arie mengatakan, dari 10 hektar lahan tersebut terdapat 250 kepala keluarga (KK). Mengenai nilainya, sampai sekarang belum tahap penilaian atau appraisal.

"Jadi April pengumuman semua, sekarang sudah sosialisasi dan rencana pengukuran, Kita lagi sosialisasi, musyawarahnya di bulan Maret yah, kalau setuju langsung kita bayar," tutup dia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed