Follow detikFinance
Jumat 09 Feb 2018, 09:30 WIB

Konstruksi Tol Cisumdawu Capai 29%

Wisma Putra - detikFinance
Konstruksi Tol Cisumdawu Capai 29% Terowongan Tol Cisumdawu/Foto: Wisma Putra
Sumedang - Pembangunan proyek tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sudah mencapai 29%. Capaian ini melebihi target yang ditentukan.

"Progres tahun 2018 untuk seksi yang ditangani pemerintah seksi 1 dan 2. Saat ini untuk fase 2 sendiri sudah mencapai 29 persen dari target 25 persen," kata Kasatker Tol Cisumdawu, Wida Nurfarida, saat melakukan peninjauan lokasi pembangunan tunnel di Proyek Tol Cisumdawu, Sumedang, Kamis (8/2/2018).

Wida berujar, meski demikian pihaknya masih menemukan kendala dalam pembebasan lahan. "Lahan sendiri saat ini, tahun 2017 masih 60 persen, Januari ini sudah mencapai 75 persen," ujarnya

Ia mengungkapkan, untuk target fase 2, jika pembebasan lahannya lancar, awal September 2017 lalu sudah selesai mainboard nya 10 km, tapi masalahnya masih terkendala pembebasan lahan.

"Lahan masih berprogres, untuk Desa Cileunyi Wetan sedang pengukuran, sekitar IPDN Jatinangor sedang pengukuran, lokasi di fase 2 sudah pengukuran, tinggal negosiasi pembayaran. Masih banyak yang berproses negosiasi," ungkapnya.

Sementara untuk wilayah Sumedang sendiri sudah berproses. "Target Juni atau Juli lahan sudah bebas semua, untuk seksi PP pemerintah 1 dan 2," tuturnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan pembebasan lahan. "Kami minta percepatan pembebasan lahan, setelah pembebasan lahan keluar dari inlate, masih ada pekerjaan fastlate kurang lebih 90 meter," harapnya.

"Kami harus sampaikan kendalanya, kendala di luar outlate, kita berjalan di inlate kita masih pembebasan lahan yang belum selesai pembayarannya. Setelah pembebasan lahan selesai kita masih ada pengerjaan fastlate 90 meter.

Ia menambahkan hingga saat ini progres pengerjaan Tol Cisumdawu masih lancar, namun kendalanya yitu pembebasan lahan untuk main road. "Saat ini ketika lahan sudah dibebaskan kondisi cuaca sekarang musim hujan, mayoritas pekerjaan galian. Tanah itu juga harus antisipasi karena itu akan jadi kendala," pungkasnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed