Follow detikFinance
Senin, 12 Feb 2018 12:10 WIB

Menhub Ajak 5 Mahasiswa Palembang Studi Banding Transportasi DKI

Raja Adil Siregar - detikFinance
Foto: Raja Adil Siregar/detikcom Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Palembang - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengajak lima mahasiswa Palembang studi banding transportasi massal ke Jakarta. Para mahasiswa ini selanjutnya akan menjadi duta LRT dan melakukan sosialisasi pada masyarakat.

Hal ini disampaikan Budi Karya saat menjadi narasumber dialog nasional dalam Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah II di aula Palembang Sport and Convention Center bersama Menristek Dikti Mohammad Nasir.

"Bulan depan kita mulai melakukan uji coba dan bulan Juni sudah beroperasi. Untuk itu kita ajak lima mahasiswa di Perguruan Tinggi yang ada di Sumsel untuk melakukan studi banding, pulang dari Jakarta mereka akan menjadi duta dalam mensosialisasikan LRT," kata Budi Karya di PSCC, Senin (12/2/2018).


Menurut Budi Karya, LRT sebagai transportasi massal modern pertama di Indonesia memang masih belum banyak dikenal oleh masyarakat. Untuk itu pemerintah baik pusat hingga daerah harus terus berupaya mensosialisasikan pada masyarakat dalam merubah pola hidup, termasuk menjadikan LRT sebagai life style.

Dia pun berharap masyarakat dengan jumlah penduduk yang sangat tinggi ini sudah selayaknya mulai menggunakan LRT sebagai transportasi utama. Sehingga ke depan akan dapat mengurangi angka kemacetan di kota Pempek.

"Harus mulai dari sekarang mahasiswa melakukan sosialisasi pada masyarakat, mahasiswa ini kan memiliki intelektual tinggi. Tentu mahasiswa juga harus menjadikan LRT sebagai tranportasi utama nantinya," sambung Budi Karya.


Tidak tanggung-tanggung, dalam merubah pola hidup masyarakat pemerintah rela menggelontorkan dana Rp 10 triliun lebih. Dana ini merupakan investasi jangka panjang yang siap mendukung kemajuan suatu daerah.

Di sisi lain, Dirjen Perkeretaapian Kemnhub Zulfikri memastikan rolling stock atau gerbong kereta cepat ringan ini akan tiba di Palembang pada akhir Maret. Selanjutnya kereta akan langsung dilakukan uji coba di Zona 5 dan dapat resmi beroperasi pada Juni mendatang.

"Rolling stock direncanakan tiba akhir Maret dan akan langsung dilakukam uji coba di Zona 5. Mengapa hanya Zona 5, karena hanya disana yang sudah selesai semua, baik itu trek, stasiun dan fasilitas pendukung lainnya," terang Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI, Zulfikri di Palembang, (12/2/2018).


Terkait diundurnya jadwal kedatangan rolling stock yang telah dijadwalkan tiba lebih awal, Zulfikri menyebut hal ini dikarenakan rolling stock masih dalam pengerjaan oleh PT INKA. Termasuk belum selesainya pengerjaan stasiun pun menjadi salah satu pertimbangan.

Namun, dia memastikan rolling stock akan tiba pada akhir Maret dan langsung dilakukan uji coba. Hal ini menjadi pertimbangan agar LRT dapat beroperasi pada Juni atau dua bulan sebelum pelaksanaan Asian Games Agustus mendatang.

"Maret akhir itu sudah pasti datang (rolling stock), karena pada bulan Juni sudah beroperasi untuk menyambut Asian Games. Jadi atlet, official dan masyarakat sudah bisa menggunakan untuk tujuan stadion Jakabaring," sambungnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed