Rini: Pembebasan Lahan Lambat, Kereta Cepat JKT-BDG Molor

Rini: Pembebasan Lahan Lambat, Kereta Cepat JKT-BDG Molor

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 19 Feb 2018 14:24 WIB
Rini: Pembebasan Lahan Lambat, Kereta Cepat JKT-BDG Molor
Foto: Wisma Putra
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengakui pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung molor alias tidak dapat diselesaikan pada 2019. Alasannya, pembebasan lahan berjalan lambat.

"Kalau pembangunan sih molor. Karena pembebasan lahannya juga lambat. Karena kita baru dapat penlok (penetapan lokasi) pada 31 Oktober 2017, dan sampai sekarang ini kan masih banyak pembebasan lahan yang harus diminta persetujuan dari kementerian Kehutanan," kata Rini di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Rini menjelaskan progres pembangunan kereta cepat yang memiliki panjang 142,3 kilometer (km) ini baru sebesar 54% dengan rincian 55 km sudah diserahkan kepada pihak kontraktor. Di mana, 22 km sudah persiapan tahap pembangunan, 33 km persiapan land clearing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Lebih lanjut Rini mengungkapkan, penyelesaian pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung baru bisa dilakukan 32 bulan terhitung pada Februari ini.

"Kita masih sangat berharap. Kan sekarang hitungannya 32 bulan. 32 bulan dari pembangunan kan sekarang sudah mulai land clearing di Halim, jadi moga-moga 32 bulan dari Halim dan bulan ini sudah mulai, jadi di Februari," tutup dia. (zlf/zlf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads