Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Feb 2018 07:44 WIB

Utang Belum Cair, Pembangunan Kereta Cepat JKT-BDG Baru 10%

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Halaman 1 dari 8
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kemarin siang menyelenggarakan rapat terkait pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Rapat kali ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wirjawan dan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri.

Rapat koordinasi di bawah Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin adanya evaluasi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Hasil evaluasi harus dilaporkan kepada Jokowi akhir Februari tahun ini.

"Kita mau lihat posisi-posisi karena harus dilaporkan ke Pak Presiden. Tadi kita bicara teknis saja," kata Zulfikri di Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2018) siang.

Zulfikri menambahkan, pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait akan melakukan pembahasan lagi terkait kereta cepat Jakarta-Bandung dalam waktu dekat ini.

"Kita bilang Kamis mau kumpul lagi," ujarnya.

Pinjaman tahap pertama proyek tersebut diperkirakan cair pada Maret 2018 mendatang. Proses pencairan tahap pertama itu sebesar US$ 500 juta atau sekitar Rp 6,75 triliun (kurs: Rp 13.500 per dolar).

Sampai saat ini, konstruksi proyek tersebut baru mencapai 10%. Padahal, proyek ini sudah dimulai pembangunannya pada Januari 2016 lalu.

(ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed