Follow detikFinance
Rabu, 21 Feb 2018 08:17 WIB

Fakta di Balik Moratorium Proyek Layang Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Halaman 1 dari 6
Foto: Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan (Dok. Kemnaker) Foto: Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan (Dok. Kemnaker)
Jakarta - Pemerintah menghentikan sementara seluruh pekerjaan proyek infrastruktur dengan struktur layang (elevated) yang menggunakan beban berat. Hal ini menyusul maraknya kecelakaan konstruksi proyek infrastruktur layang, khususnya yang dikerjakan BUMN.

Selagi dihentikan, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain, standar operasi prosedur (SOP), metode kerja, sumber daya manusia, peralatan termasuk memperketat pengawasan.

Keputusan ini disepakati dari hasil pertemuan antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Kami sepakat hentikan sementara pekerjaan-pekerjaan infrastruktur struktur layang yang berat," kata Basuki usai rapat di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, (20/2/2018).

Selain itu, pertemuan juga diikuti Komite Keselamatan Konstruksi dan para direktur utama BUMN karya. Berikut selengkapnya. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed