"Kereta bandara terobosan luar biasa, tapi mungkin yang masih jadi pertanyaan sudah ada kereta bandara tapi kenapa kalau ke tol bandara selalu macet, terutama macetnya di pintu tol terakhir, macet panjang sekali padahal kereta bandara sudah ada," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018).
Dirinya menilai yang menjadi masalah terkait kondisi itu karena sistem konektivitas antar transportasi massal belum berlangsung mulus. "Masalahnya satu, karena sistem konektivitas belum mulus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sekarang orang masih gunakan taksi, busway/TransJakarta untuk sampai Stasiun Sudirman (Stasiun kereta bandara). Itu masih makan waktu. Akhirnya naik mobil aja, jadi macet," lanjutnya.
Namun menurutnya sebenarnya sudah lumayan banyak orang yang kini menggunakan kereta bandara. Hanya saja hasilnya belum begitu signifikan.
"Kereta bandara meski sudah banyak yang naik tapi belum sempurna untuk substitusi (memindahkan orang dari angkutan pribadi ke angkutan umum)," tambahnya. (dna/dna)











































