Kepala Proyek LRT Palembang, Masudi Jauhari menyebut pengerjaan konstruksi layang memang saat ini sedang menjadi sorotan. Hal ini dipicu oleh maraknya insiden proyek konstruksi yang ambruk.
Namun demikian, Masudi memastikan untuk LRT Palembang tidak akan terkena dampak pemberhentian pembangunan elevated oleh Menhub Budi Karya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 4 Proyek Kemenhub Ini Ikut Disetop Sementara |
Lebih lanjut, Masudi mengakui bahwa LRT Palembang memang pernah mengalami insiden jatuhnya girder. Bahkan satu minggu kemudian pekerja 'terjun bebas' dari ketinggian sekitar 25 meter saat pemasangan dinding pembatas lintasan LRT di Jalan Demang Lebar Daun.
"Saya rasa insiden girder LRT yang jatuh itu kita pertama, termasuk meninggalnya dua pekerja karena jatuh. Akhirnya itu jadi pelajaran, melakukan evaluasi dan sampai hari ini kita zero insiden kan," sambung Masudi.
"Kami sadar untuk pekerjaan elevated seperti girder dan yang lain itu sudah selesai. Tetapi perlu kita ingat bahwa masih ada resiko-resiko kecelakaan kerja lain yang menjadi ancaman pekerja jika tidak dilakukan evaluasi dan bekerja sesuai SOP," katanya.
Dengan begitu, dapat dipastikan progres pengerjaan LRT Palembang akan selesai sesuai terget dan dapat beroperasi sebelum Asian Games. Termasuk untuk proses uji coba yang akan dilakukan pada awal April mendatang. (zlf/zlf)











































