Follow detikFinance
Senin, 05 Mar 2018 14:22 WIB

Angkasa Pura II Guyur Bandara Kertajati Rp 500 Miliar

Mochamad Solehudin - detikFinance
Foto: Mukhlis Dinillah Foto: Mukhlis Dinillah
Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) II mendapat tugas tambahan dalam penyelesaian pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. AP II dapat tugas penambahan panjang runway, penambahan luas apron dan tugas lainnya.

Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengungkapkan sedikitnya ada lima tugas tambahan yang harus dikerjakan AP II di BIJB. Mulai dari penambahan runway dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter, perpanjangan pararel taxi way, perluasan apron, meningkatkan kualitas landasan dan penambahan sarana fasilitas pendukung dari sisi udara.

"Infrastruktur tambahan yang ditugaskan kekita itu bukan hanya penambahan runway saja. Tapi satu perpanjangan runway, perpanjangan pararel taxi way, kita juga menambah apron, kita melakukan overlay untuk peningkatan kualitas landasan dan menambah sarana pendukung dari sisi udara," kata Awaluddin, saat ditemui di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Senin (5/3/2018).


Untuk menyelesaikan semua tugas tersebut, pihaknya telah menyiapkan dana kurang lebih sebesar Rp 500 miliar. Dana itu, lanjut Awaluddin, telah dimasukkan dalam rencana kerja anggaran biaya PT Angkasa Pura II tahun 2018.

"Total itu kurang lebih sekitar 500 miliar rupiah. Ini sudah dianggarkan. Jadi masuk di RKAB kita tahun ini," ucapnya.

Selain tengah menyiapkan penyelesaian berbagai tugas tambahan dari sisi infrastruktur, pihaknya juga sedang fokus menyiapkan operasi bandara. Karena sesuai rencana pada Mei nanti akan dilakukan soft launching dan Juni operasional launching.


"Jadi Kertajati secara fisik konstruksi sudah 90 persen. Kita kebut Mei bisa soft launching, operasional launchingnya sendiri itu di Juni," ujar Awaluddin.

Saat ini, pihaknya juga sedang menyiapkan sistem operasi dan penyediaan tenaga kerja. "Kita sudah membentuk tim ORAT (Operation Readiness and Airport Transfer), bagaimana penyiapan bandara bisa beroperasi di Mei atau Juni nanti," ujar Awaluddin. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed