Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 19 Mar 2018 14:36 WIB

Sambut Delegasi IMF-World Bank, Pemerintah Permak Bandara dan Jalan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Ardian Fanani Foto: Ardian Fanani
Jakarta - Menyambut acara internasional Annual Meeting IMF-World Bank pada Oktober 2018 di Bali, pemerintah terus melakukan persiapan dan perbaikan. Salah satunya menyiapkan infrasturktur yang bakal menopang kawasan wisata.

Pemerintah bakal mengembangkan dan meningkatkan kualitas infrastruktur mulai dari bandara, jalan. Hal itu karena 15.000 peserta pertemuan IMF-World Bank bakal menyambangi ke Lombok dan juga Banyuwangi.

Khusus di Banyuwangi, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengatakan pihak PT Angkasa Pura II (Persero) bakal memperpanjang landasan pacu dan mengembangkan apron atau tempat parkir pesawat di bandara Blimbingsari.


"Tadinya waktu kami kelola 2250 meter sekarang AP II harus memperpanjang menjadi 2.500 meter, ini termasuk yang dirapatkan sekarang," kata Agus di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Untuk apron, kata Agus, pihak Angkasa Pura II akan mengembangkan tiga parkiran untuk pesawat jenis ATR, dan 5 untuk jenis pesawat berbadan besar.

"Sekarang itu hanya 2 parking stand untuk ATR dan 3 parking stand untuk boeing yang classic, kami harapkan nanti untuk boeing new generation," jelas dia.

Sementara itu, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi mengatakan pihak Kementerian PUPR bakal meningkatkan kualitas jalan raya yang menuju pariwisata kawah ijen, dan Alas Purwo.


"Kami diminta meningkatkan infrastruktur untuk menunjang pariwisata di Banyuwangi untuk memanfaatkan adanya sidang IMF-World Bank, disepakati dan survei kita akan bangun secara bertahap mana yang memberikan average paling cepat untuk meningkatkan arus," kata Arie.

"Kami dapat tugas banyak ada keciptakaryaannya bangun sanitasi, air minum, pengelolaan sampah, kemudian jalan," tambah dia.

Adapun jalan yang bakal ditingkatkan kualitasnya sepanjang 45 kilometer (km) dengan rincian arah menuju kawah ijen sepanjang 30 km, dan arah alas purwo sepanjang 15 km.


"Kita diberi target harus selesai pada. September, prosesnya nanti kita tender," jelas dia.

Sementara itu, Bupati Banyuwan gi Azar Anas mengatakan untuk menampung para turis yang berasal dari pertemuan IMF-World Bank akan ada tambahan penerbangan siang hari oleh Garuda Indonesia.

"Akan dibuka rute penerbangan Denpasar-Banyuwangi, Garuda tadi sudah tertarik tinggal slot time saja, selama ini banyak maskapai tertarik tapi tidak dapat slot time siang, tadi diperintahkan dibuka slot time siang. Pernah dibuka dari Banyuwangi slot time jam setengah enam pagi sehingga terlalu pagi, makanya dibuka siang," kata Azar.

Selain itu, dikatakan dia, dalam waktu dekat juga akan ada dua hotel dengan kapasitas yang cukup besar akan beroperasi. Hotel tersebut bisa menampung para peserta IMF-World Bank yang berkunjung ke Banyuwangi.

"Jadi secara umum Banyuwangi siap, apalagi dalam 2 bulan ke depan ada 2 hotel besar akan diresmikan masing-masing 120 kamar," tutup dia. (zul/zul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com