Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 09 Apr 2018 12:07 WIB

11 April 2018 dari Mampang ke Kuningan Nggak Kena Lampu Merah

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah Foto: Selfie Miftahul Jannah
Jakarta - Setelah mencapai proses penggarapan hingga 100% di 7 April 2018, underpass Mampang Kuningan akan akan dibuka untuk dilintasi kendaraan pada 11 April 2018.

Project Engineering Manager Proyek Mampang Kuningan PT Adhi Karya Achmad Nuruddin Zain menjelaskan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tahap akhir dari pengujian saluran drainase.

Proyek yang dibangun sepanjang 885 meter dan lebar 16-21 meter ini muat akan 2 jalur dan 4 lajur yang masing masing bisa membuat 2 mobil di setiap jalur. Proyek ini dikebut dalam durasi dua bulan dengan penambahan 300 orang tenaga kerja yang dibayar harian.

"Jalur ini efektif untuk mengurangi volume kendaraan di atas, jadi arah yang Kuningan ke Mampang maupun sebaliknya akan jauh lebih lancar," jelas dia kepada detikFinanace di lokasi konstruksi Proyek Underpass Mampang Kuningan, Senin (9/4/2018)


Dengan adanya underpass ini nantinya pengguna jalan dari arah Mampang menuju Kuningan akan lebih leluasa melintas karena tak terkena lampu merah. Sebelumnya, pengguna jalan harus berhenti setidaknya dua kali karena harus menanti lampu merah di dua titik yakni di Mampang Prapatan dan di Perempatan Kuningan.

"Bisa menghindari lampu merah atau bisa dibilang pengendara bisa menghindari posisi simpang sebidang. Tadinya kan semua bertumpuk di atas sekarang bisa lewat jalur bawah. Itu juga mengurangi volume lalu lintas di atas," kata dia.

Dari pantauan detikFinance, Underpass Mampang Kuningan sudah rapih secara konstruksi, beberapa pekerja tengah merapikan sampah-sampah bekas karung semen di bagian dalam underpass. Beberapa alat berat seperti eskavator dan truk juga sudah tidak ada di lokasi proyek. Hanya ada beberapa mobil bak terbuka yang hilir mudik membawa sampah besi dan karung semen bekas proyek konstruksi.

Dalam proses pengerjaannya Achmad menjelaskan, beberapa hambatan kerap terjadi selama masa pembangunan proyek underpass Mampang - Kuningan beberapa diantaranya yaitu adanya keterlambatan relokasi pipa dari Perusahaan Gas Negara (PGN).

"Harusnya PGN itu beresnya tanggal 18 November 2017 tapi batu selesai itu sekitar tanggal 20 Januari 2018. Cuma secara relokasi mereka sudah selesai di awal Desember," kata dia.

[Gambas:Video 20detik]


Seperti diketahui, proyek ini menelan biaya sekitar Rp 183 miliar. Poyek underpass Mampang Kuningan yang memulai pengerjaannya pada November 2016, dan selesai pada April 2018. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed