Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 10 Apr 2018 08:40 WIB

Kedatangan Kereta LRT Jakarta dari Korsel Terhambat Cuaca

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Dok. LRT Jakarta Foto: Dok. LRT Jakarta
Jakarta - Satu trainset atau dua gerbong kereta ringan/light rail transit (LRT) Jakarta yang dikirim dari Korea Selatan diperkirakan tiba di Jakarta dua hingga tiga hari mendatang.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengatakan, dalam informasi terakhir yang diterima dari satelit, kapal yang seharusnya tiba hari ini tersebut baru akan tiba di Jakarta pada tanggal 12 atau 13 April mendatang lantaran cuaca buruk.

"Tempo hari tanggal 12 April. Kalau ada perubahan, saya nggak tahu juga karena memang cuaca lagi buruk. Tapi saya belum bisa pastikan," katanya kepada detikFinance saat dihubungi, Selasa (10/4/2018).

Satya mengatakan kereta LRT Jakarta yang diproduksi oleh perusahaan Hyundai Roterm di Changwon, Korea Selatan tersebut dibawa oleh kapal cargo Turandot. Kapal tersebut telah berlayar dari pelabuhan Massan sejak tanggal 24 Maret 2018 yang lalu, dengan rute menuju Shanghai, Singapura dan kemudian Jakarta.

Sebelum dikirim, kereta ini telah diuji coba terlebih dahulu di pabriknya di Korea Selatan pada awal Maret. Dijadwalkan, pengiriman kereta akan terus dilakukan setiap bulannya setiap kereta telah tiba tiba di Jakarta.

"Secara kontraktual, setiap bulan akan dikirim dua gerbong kereta. Kalau 12 April masuk, berarti 12 Mei nanti akan ada lagi yang datang," kata Satya.


Adapun progres pembangunan jalur kereta hingga pertengahan Maret lalu secara keseluruhan mencapai 66,69%. Rinciannya, untuk pekerjaan persiapan telah selesai 100%, kemudian pembangunan prasarana seperti jalur LRT sepanjang 5,8 kilometer (km) mencapai 66,62%, dan pengadaan rolling stock atau kereta ringannya mencapai 63,10%.

Sedangkan, rincian progres konstruksinya saat ini dari total 230 tiang atau pier telah berdiri seluruhnya atau mencapai 100%. Kemudian girder dari jalur layang telah tersambung 161 dari 167 span atau mencapai 96%, dan bantalan rel kereta atau slab track sudah tersambung 4.061 meter dari total 11.440 meter atau sekitar 35%.

Proyek yang dimulai sejak 20 Desember 2016 lalu ini ditarget selesai pada bulan Agustus 2018 dan bisa digunakan untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang.

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed