Perluasan apron ini dilakukan untuk menambah kapasitas bandara.
"Untuk tahap satu ini kan 47,9 hektare," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Faik proyek reklamasi mulai berjalan pada 26 April tahun ini. Proyek tersebut bisa jalan bulan ini lantaran ada sudah ada rekomendasi dari Pemprov Bali, kepastian izin AMDAL, serta izin lingkungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Faik optimistis proyek reklamasi tahap satu itu akan rampung sebelum pertemuan IMF-World Bank di Bali Oktober tahun ini
"Tapi yang kita bicarakan tadi tahap satu 47,9 itu yang akan kita selesaikan sebelum IMF," ungkapnya.
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada masalah dengan proses reklamasi karena.
"Nggak ada, masalah yang mana, kita selesaikan satu per satu," kata Luhut. (hns/hns)











































