Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Apr 2018 19:38 WIB

LRT Jabodebek Akan Terhubung MRT, KRL, hingga Kereta Bandara

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Proyek transportasi kereta ringan atau light rail transit (LRT) Jabodebek ditargetkan selesai di 2019. Saat beroperasi nanti, LRT Jabodebek akan terhubung dengan transportasi massal lainnya, seperti MRT Jakarta, commuter line atau KRL, dan Kereta Bandara Soekarno Hatta.

"Maka nanti ujungnya LRT akan bertemu dengan MRT, kereta bandara dan KRL di Stasiun Dukuh Atas," ujar Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata di kantor Adhi Karya, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).


Nantinya, di Dukuh Atas terdapat titik temu dari beberapa transportasi umum tersebut yang bisa menjadi penghubung pengguna LRT Jabodebek ke daerah lainnya.

"Harapannya kami MRT ditambah kereta bandara dan KRL cukup panjangnya, sehingga terjadi keterjangkauan. Nanti Stasiun Dukuh Atas jadi titik temu berbagai moda," kata Pundjung.


Beberapa hari yang lalu, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk membahas proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta maupun Jabodebek. JK meminta agar penerapan LRT sesuai standar

"Pak JK menggarisbawahi untuk angkutan umum berbasis rel minimal panjangnya 100 km. Itu agar tercapai efisiensi dan keterjangkauan beberapa lokasi," tuturnya

Sekadar informasi saat ini pembangunan LRT Jabodebek sudah mencapai progres secara keseluruhan mencapai 36,3%. Progres itu terdiri dari 58,4% untuk ruas Cibubur-Cawang, 19,9% untuk Cawang-Dukuh Atas dan 32% untuk Bekasi Timur-Cawang. (ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com