Budi mengatakan dari 33 proyek tersebut tidak seluruhnya belum selesai dibangun. Ada pula proyek yang sudah selesai tapi belum dioperasikan. Untuk pelabuhan yang belum selesai dibangun, pihaknya akan menindaklanjuti dimana titik permasalahannya.
"Yang lainnya itu harus jalan. Jadi kita akan memfungsikan itu. Sedangkan yang lain kita akan teliti apakah ada hal-hal tertentu yang harus diperbaiki dari proyek-proyek lama ini," katanya saat ditemui di Jakarta, Minggu (29/4/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal ini, Kementerian Perhubungan sudah melibatkan Kementerian Pekerjaan Umun Dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan pemerintah daerah (pemda) setempat.
"Saya yakin kita bisa mengefisienkan atau melakukan suatu ya mencarikan jalan keluar karena dalam tinjauan Irjen (Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan) ke daerah sudah melibatkan PUPR, sudah melibatkan pemda," ujarnya.
Mereka telah berdiskusi agar pelabuhan yang sudah selesai namun belum beroperasi bisa secepatnya beroperasi.
"Jadi kita melakukan diskusi bagaimana pelabuhan-pelabuhan itu bisa digunakan sesegera mungkin," jelasnya.
Budi menyebutkan Irjen Kementerian Perhubungan sudah ditugaskan sejak 6 bulan lalu untuk turun langsung melihat permasalahan tersebut.
"Enam bulan lalu saya menugaskan Irjen untuk meneliti proyek-proyek yang belum digunakan. Nah dari pengamatan kita ada 33 proyek yang belum digunakan baik mereka itu masih belum selesai atau yang sudah selesai," tambahnya. (dna/dna)











































