Follow detikFinance
Rabu, 02 Mei 2018 12:02 WIB

Dikebut Rampung Juli, Venue Asian Games Capai 90%

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Gelora Bung Karno.Foto: Rengga Sancaya Gelora Bung Karno.Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Proyek infrastruktur untuk Asian Games 2018 terus digeber. Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sri Hartoyo mengatakan sampai saat ini progres persiapan venue dan non venue Asian Games 2018 sudah mencapai 90,53% atau melampaui target awal 89%.

"Total progres sekarang 90,53%, melebihi rencana 89%. Di mana 84,2% untuk venue kompetisi dan 97,9% untuk venue latihan. Lalu untuk 14 non venue seperti wisma atlet 99,96%, sisanya pengaturan penyesuaian untuk fasilitas difable seperti lift, ukuran kamar. Tapi diharapkan semua selesai di bulan Juni," katanya dalam diskusi road to Asian Games di Hotel Le Meriden, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Sri menjelaskan yang belum rampung saat ini adalah venue squash karena pembangunannya baru dimulai pada Desember 2017 lalu.


"Progresnya saat ini sudah 15-20%. Komponen utamanya lebih banyak yang impor. Jadi Mei ini barangnya datang dan Juni nanti diharapkan selesai," katanya.

Di GBK akan dibangun trotoar dari JCC sampai FX Sudirman. Penyediaan parkir kendaraan juga telah disiapkan dua gedung baru di Timur Senayan yang dapat menampung kapasitas hingga 1.000 mobil.

"Juga kegiatan penataan kawasan. Misalnya untuk tempat kuliner, dekat stadion lapangan ABC. Seluruh kegiatan diharapkan selesai di Juli," tambah Sri.


Pembangunan Venue lainnya yang tengah dikebut ada di Ancol, yakni venue layar di Pantai Ancol Barat dan venue jetski di Pantai Indah Ancol.

Pembangunan venue layar dilakukan di atas lahan seluas 13.890 m2 dan venue jetski pada lahan seluas 27.034 meter persegi. Pembangunannya telah dimulai sejak Desember 2017 lalu dengan progres 50,03% dan ditargetkan rampung pada Juni 2018.

Pada akhir bulan Juni 2018 akan ada penyelenggaraan pertandingan uji coba (test event) di kedua arena tersebut. Hal tersebut bertujuan untuk menguji kemampuan venue dalam penyelenggaraan pertandingan bertaraf internasional.

Untuk venue jetski akan dilengkapi gedung dan dermaga permanen yang tidak banyak dimiliki oleh negara lain. Pekerjaan di venue jetski mencakup bangunan kantin dan gudang, bangunan kantor, bangunan kantor pengelola, bangunan VIP, dermaga jetski, tribun permanen pertama di dunia untuk penonton berkapasitas 868 orang, dan pit stop.

Selanjutnya, untuk venue layar, akan dilengkapi Floating Breakwater sepanjang 220 meter, floating jetty, parkir kontainer berkapasitas 30 kontainer, slipway, area bilas dan tap air permanent, kantor porlasi, workshop, dan area parkir mobil. Bangunan workshop tersebut akan berbentuk seperti hanggar dengan atap yang tinggi untuk menampung kapal layar yang tinggi berkapasitas 30 kapal.

"Beberapa hal lainnya yang dikebut penyelesaiannya dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta seperti Velodrome dan Equastrian, itu juga dilaporkan selesai Juni nanti. Harapannya semua siap digunakan untuk Asian Games yang akan berlangsung Agustus 2018 nanti," pungkas Sri. (eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed