Menanti Kereta Cepat JKT-BDG di 2021

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Mei 2018 07:30 WIB
Menanti Kereta Cepat JKT-BDG di 2021
Foto: Trio Hamdani

Pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan melewati 13 terowongan. Total panjang terowongan mencapai 16 km.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, dari 13 terowongan terdapat satu terowongan terpanjang yakni mencapai 4,4 km.

"13 terowongan jadi memang banyak. Total dari 13 terowongan 16 km. Ada salah satu terowongan terpanjang yaitu terowongan 6 itu panjangnya 4,4 km," kata dia saat meninjau proyek kereta cepat, di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Lebih lanjut, Rini mengatakan pembangunan terowongan paling kritis di antaranya ialah yang berada di Halim dan Walini. Untuk di Halim, dia menuturkan, pembangunan terowongan akan memakan waktu 27 bulan.

"Ini memang yang waktu itu kita bicarakan bahwa titik-titik yang paling utama yang paling sulit adalah seperti di sini ini, di depan, mulai pembangunan terowongan di Halim dan ada di Walini dengan demikian ini terowongan yang di sini kira-kira 27 bulan," jelas dia.

Rini mengatakan, untuk pembangunan terowongan keseluruhan akan memakan waktu 36 bulan. Dia bilang, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan rampung di akhir 2020.

"Untuk konstruksi terowongan sini yang lainnya akan lebih cepat. Di sini pada dasarnya terowongan itu 27 bulan dan selesainya antara semua selesai mungkin antara 32-36 bulan," tutupnya.