Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Jul 2018 07:56 WIB

LRT Palembang Dituding Jadi Pemborosan Uang Negara

Hendra Kusuma - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Raja Adil Siregar Foto: Raja Adil Siregar
Jakarta - Proyek light rail transit (LRT) Palembang kembali mendapat kritikan. Kali ini berasal dari anggota Badan Anggaran (Banggar) dewan perwakilan rakyat (DPR) Bambang Haryo.

Kritikan soal LRT Palembang awalnya dilontarkan oleh Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dia menilai proyek ini mengalami mark up.

Prabowo Subianto menilai proyek itu terlalu mahal karena nilainya di atas pembangunan LRT yang ada di dunia yakni US$ 8 juta per km.

Sedangkan Bambang yang juga berasal dari Partai Gerindra ini melayangkan kritikan bahwa pemerintah telah menghburkan banyak uang untuk proyek yang tidak dimanfaatkan semua masyarakat.

Kritikan tersebut dilontarkan pada saat rapat panja mengenai belanja kementerian/lembaga (K/L) bersama pemerintah.

Bagaimana ceritanya, simak di sini: (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed