Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Jul 2018 08:10 WIB

Disebut Boros, LRT Palembang Ternyata Lebih Murah dari Malaysia dan Filipina

Hendra Kusuma - detikFinance
Halaman 1 dari 7
Foto: Dok. Humas LRT Palembang Foto: Dok. Humas LRT Palembang
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menegaskan pembangunan light rail transit (LRT) Palembang di Sumatera Selatan bukan proyek yang bikin boros uang negara.

Pembangunan kereta ringan pertama di Sumsel ini justru lebih murah dibanding LRT yang berada di Malaysia dan Manila.

Proyek yang memiliki panjang kurang lebih 23 kilometer (km) ini menelan biaya Rp 10,9 triliun. Angka investasi ini lebih rendah dari penetapan kontrak pertama yang sebesar Rp 12,5 triliun.

Pengoperasian LRT Palembang direncanakan pada tanggal 15 Juli 2018, orang yang meresmikannya pun langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Proyek yang dianggap boros ini juga justru lebih banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan perekonomian.

Berikut fakta-fakta LRT Palembang yang dituding sebagai pemborosan negara:

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com