ADVERTISEMENT

Jokowi Minta Tarif LRT Palembang Disubsidi

Andhika Prasetia - detikFinance
Jumat, 13 Jul 2018 17:10 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap masyarakat menggunakan LRT sebagai salah satu transportasi massal. Tarif subsidi kepada masyarakat pun dipertimbangkan.

"Oleh sebab itu awal-awal saya perintahkan kepada Bapak Menteri Perhubungan agar mulai dihitung, kalau perlu menggunakan subsidi terlebih dahulu. Kalau sudah jadi sebuah budaya, subsidinya ditarik," ujar Jokowi di Stasiun Jakabaring, Palembang, Sumsel, Jumat (13/7/2018).

Soal kapan LRT Palembang diresmikan, Jokowi menjelaskan saat ini masih dalam tahap sertifikasi. Dalam waktu cepat LRT Palembang diresmikan.

"Ini kan baru ada uji sertifikasi, kalau nanti selesai semua pasti dijalankan. Yang penting tadi sudah kita coba dan dalam kecepatan yang tinggi, agak ngerem sedikit sangat belok," kata Jokowi.


Tonton juga video: 'Yuk, Lihat Lebih Seksama LRT Palembang yang Mulus'

[Gambas:Video 20detik]


Jokowi mengatakan, konstruksi LRT di Palembang 95% dengan bahan lokal. Hanya pada bagian mesin kereta yang 100% dari Jerman.

"Yang saya senang, seluruh konstruksi hampir 95% dikerjakan dengan bahan lokal. Local contain nya 95%. Keretanya kurang lebih 40% jika dikerjakan oleh INKA untuk gerbong dan gerbong 100% hanya mesin yang berasal dari Bombardier, Jerman," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Direktur Lalulintas Perkeretaapian, Zulmafendi mengatakan akan ada dua tarif yang diberlakukan saat kereta LRT beroperasi.

"Untuk tarifnya kemarin sudah dikirim ke Menteri Perhubungan. Ada dua tarif yang nantinya diberlakukan, tarif pertama dari stasiun bandara menuju stasiun OPI Rp 10 ribu dan di luar bandara itu Rp 5 ribu," katanya.

Perbedaan tarif diberlakukan mengingat jarak tempuh stasiun berbeda. Terutama dari stasiun bandara SMB Palembang ke stasiun akhir LRT di Ogan Permata Indah (OPI) Jakabaring.

Jokowi Minta Tarif LRT Palembang Disubsidi
(dkp/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT